Posted by: Dadan Gumbira Pramudia on: Juni 9, 2008
Ini pengalaman menarik dalam merawat Sansevieria. Ketika mendapatkan sanse pagoda ini, keadaannya sudah memprihatinkan, banyak busuk daun akibat penyakit/ jamur dimana-mana. Lantas saya ambil ‘tindakan’. Saya amputasi satu persatu daun yang busuk, tinggal pucuknya saja. Sayangnya secara tidak sengaja, pucuk tersebut patah…. jadi tinggal bonggolnya saja. Sempat kecewa, tapi trus iseng saja, saya terus tanamkan ke media…. Alhamdulillah… setelah dua bulan muncul anakan baru dari bonggol tersebut…
Ini dia fotonya..
———————————————————————————–
Untuk lihat koleksi sansevieria lainnya, klik disini: Halaman Sansevieria
———————————————————————————–
Great mas Dadan, yang saya tahu, untuk bonggol selama masih memiliki unsur mineral penyusun tumbuhan, walau daunnya patah atau busuk, tetap masih dapat muncul anakannya. kecuali bonggolnya kering tidak mengandung air sama sekali. wah mantap ni bisa jadi tambah maju bisnisnya:) g’d luck
Om Dadan…aku mohon ijin ngasih link ke blog ini ya…tq tq
wah udah 21 hari belum updat sanse lagi nih.masih di eropa ya mas..ada ga sanse disana
Iya nih mas toni… Nggak nyampe eropa sih, cuma di singapur doang… and sampe sekarang belum sempet ngblogging lagi…
Salam kenal,
Sebenarnya saya udah lama baca blogs Kang Dadan ini. Sangat bagus dan menarik sekali, cuma baru kali ini saya bisa berkenalan dengan kang Dadan. Saya baru menyenangi tanaman hias khususnya sansevieria, ternyata banyak jenis dan turunannya jadi bingung deh. Kang kalau bisa pics dan tipnya ditambah lagi. Bandung Juli 2008.
Juni 9, 2008 pada 2:58 pm
Wow…TOP BGT…
Koleksinya bagus-bagus, banyak anaknya pula.
Banyak anak banyak rejeki hehehe…
Eniwei, thx for visiting my blog…