<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Visi Pramudia &#187; Motivation</title>
	<atom:link href="http://visipramudia.wordpress.com/category/motivation/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://visipramudia.wordpress.com</link>
	<description>FUNtastic Anthusiasms to You</description>
	<lastBuildDate>Sat, 13 Jun 2009 02:02:00 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='visipramudia.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/57de0a6bd371bed4f983779e6d418ab4?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Visi Pramudia &#187; Motivation</title>
		<link>http://visipramudia.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://visipramudia.wordpress.com/osd.xml" title="Visi Pramudia" />
		<item>
		<title>Leadership Role</title>
		<link>http://visipramudia.wordpress.com/2008/05/07/leadership-role/</link>
		<comments>http://visipramudia.wordpress.com/2008/05/07/leadership-role/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 May 2008 11:02:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dadan Gumbira Pramudia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[Motivation]]></category>
		<category><![CDATA[kepemimpinan]]></category>
		<category><![CDATA[knowledge]]></category>
		<category><![CDATA[leadership]]></category>
		<category><![CDATA[stephen r. covey]]></category>
		<category><![CDATA[the 8th habit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://visipramudia.wordpress.com/?p=129</guid>
		<description><![CDATA[
Tahun 2005, Stephen R. Covey menambah karakter ke delapan sebagai dimensi baru dalam mewujudkan pemahaman mengenai pribadi yang utuh. Karakter kedelapan memberi pola pikir dan perangkat keahlian untuk secara terus menerus menggali potensi yang ada di dalam diri manusia melalui semua peran dalam 4 Peran Kepemimpinan :
Pertama, Panutan atau menyajikan keteladanan (individu, tim). Menjadi panutan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=visipramudia.wordpress.com&blog=3331892&post=129&subd=visipramudia&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div><a href="http://visipramudia.files.wordpress.com/2008/05/8th_habit.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-130" src="http://visipramudia.files.wordpress.com/2008/05/8th_habit.jpg?w=129&#038;h=200" alt="" width="129" height="200" /></a></div>
<div>Tahun 2005, Stephen R. Covey menambah karakter ke delapan sebagai dimensi baru dalam mewujudkan pemahaman mengenai pribadi yang utuh. Karakter kedelapan memberi pola pikir dan perangkat keahlian untuk secara terus menerus menggali potensi yang ada di dalam diri manusia melalui semua peran dalam 4 Peran Kepemimpinan :</div>
<div>Pertama, <strong>Panutan</strong> atau menyajikan keteladanan (individu, tim). Menjadi panutan mengilhami timbulnya kepercayaan tanpa memintanya. Jika orang hidup dengan prinsip-prinsip yang diwujudkan dalam karakter ke-8, kepercayaan, pengikat kehidupan ini, akan tumbuh dengan subur. Kepercayaan akan muncul kalau kita memang layak dipercaya. Secara singkat, mejadi panutan menghasilkan kewibawaan moral pribadi.</div>
<div>Kedua, <strong>Perintis</strong>. Merintis jalan menciptakan keteraturan tanpa perlu memaksakannya. Hal ini berarti bahwa jika orang mengaitkan identitas mereka dan terlibat dalam pembuata keputusan-keputusan strategis, khususnya mengenai nilai-nilai yang dipegang serta tujuan-tujuan prioritas tertinggi, mereka akan mengalami keterkaitan emosional. Manajemen dan motivasi merupakan urusan di dalam diri. Orang tidak perlu lagi diatur-atur dan dimotivasi dari luar. Merintis jalan menghasilkan kewibawaan moral visioner.</div>
<div>Ketiga, <strong>Penyelaras</strong>. Menyelaraskan struktur, sistem, dan proses merupakan perwujudan dari upaya untuk memupuk organisasi dan semangat kepercayaan, visi, dan pemberdayaan. Menyeleraskan menghasilkan kewibawaan moral yang dilembagakan.</div>
<div>Keempat, <strong>Pemberdaya</strong>. Memberdayakan adalah buah dari ketiga peran yang lain – menjadi panutan, merintis jalan, dan menyelaraskan. Peran ini membebaskan potensi manusia tanpa memerlukan motivasi eksternal. Memberdayakan akan menghasilkan kewibawaan moral budaya.</div>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/visipramudia.wordpress.com/129/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/visipramudia.wordpress.com/129/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/visipramudia.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/visipramudia.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/visipramudia.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/visipramudia.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/visipramudia.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/visipramudia.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/visipramudia.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/visipramudia.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/visipramudia.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/visipramudia.wordpress.com/129/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=visipramudia.wordpress.com&blog=3331892&post=129&subd=visipramudia&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://visipramudia.wordpress.com/2008/05/07/leadership-role/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/42306330956ed23d0942a80362d4ac23?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Dadan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://visipramudia.files.wordpress.com/2008/05/8th_habit.jpg?w=129" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Belajar Berjalan… what a wondeful world</title>
		<link>http://visipramudia.wordpress.com/2008/04/29/belajar-berjalan%e2%80%a6-what-a-wondeful-world/</link>
		<comments>http://visipramudia.wordpress.com/2008/04/29/belajar-berjalan%e2%80%a6-what-a-wondeful-world/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Apr 2008 01:23:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dadan Gumbira Pramudia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Motivation]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[berjalan]]></category>
		<category><![CDATA[berlatih]]></category>
		<category><![CDATA[louis armstrong]]></category>
		<category><![CDATA[mindset]]></category>
		<category><![CDATA[mindset berkembang]]></category>
		<category><![CDATA[progressive mindset]]></category>
		<category><![CDATA[what a wonderful world]]></category>
		<category><![CDATA[wonderful world]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://visipramudia.wordpress.com/?p=79</guid>
		<description><![CDATA[
Pasti semua orang tua merasa bangga dan berbahagia ketika melihat anak yang disayangnya mulai melangkahkan kakinya, belajar berjalan secara mandiri. Melihat anak yang belajar berjalan memang menakjubkan… Kita dapat melihat perjuangan mereka yang tidak kenal menyerah, suatu saat mereka jatuh, bangun lagi, jatuh dan bangun lagi… terus… sampai akhirnya mereka dapat berjalan dengan lancar.

Justru perjuangan-perjuangan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=visipramudia.wordpress.com&blog=3331892&post=79&subd=visipramudia&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal"><a href="http://visipramudia.files.wordpress.com/2008/04/jesse-berjalan2.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-80" src="http://visipramudia.files.wordpress.com/2008/04/jesse-berjalan2.jpg?w=206&#038;h=273" alt="" width="206" height="273" /></a></p>
<p class="MsoNormal">Pasti semua orang tua merasa bangga dan berbahagia ketika melihat anak yang disayangnya mulai melangkahkan kakinya, belajar berjalan secara mandiri. Melihat anak yang belajar berjalan memang menakjubkan… Kita dapat melihat perjuangan mereka yang tidak kenal menyerah, suatu saat mereka jatuh, bangun lagi, jatuh dan bangun lagi… terus… sampai akhirnya mereka dapat berjalan dengan lancar.</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Justru perjuangan-perjuangan dalam hidup ini lah yang menjadi milestone-milestone yang penting bagi kehidupan kita. Keberhasilan dalam perjuangan dapat diambil menjadi acuan untuk menghadapi tantangan yang lebih tinggi. Contoh di anak-anak, keberhasilan berjalan menjadi acuan untuk dapat berlari. Keberhasilan berlari menjadi acuan untuk dapat bersepeda… dan terus dan terus..</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Bagi manusia dewasa, tidak terlepas dari berbagai perjuangan yang harus dilalui. Keberhasilan lulus kuliah menjadi acuan untuk mendapatkan pekerjaan yang baik. Keberhasilan bekerja menjadi acuan untuk mendapatkan jabatan yang lebih baik. Keberhasilan berbisnis akan menjadi acuan untuk mendapatkan tantangan bisnis yang lebih besar lagi…. Ini yang disebut dengan <strong><em>Mindset Berkembang</em></strong>… Jadi pada dasarnya, manusia diciptakan dengan Mindset Berkembang atau saya lebih senang menyebutnya <strong><em>progressive mindset</em></strong>, yaitu suatu pemikiran yang selalu berkembang untuk mencapai kehidupan yang lebih baik dan lebih baik lagi…</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Yuk, kita selalu berpikir untuk selalu menjadi lebih baik dan lebih baik lagi… Dengan melihat milestone-milestone kehidupan kita, seperti kita melihat pertumbuhan dari putra-putri kita, maka kita dapat menyadari betapa indahnya dunia kita… Seperti lagi <strong><em>What a Wonderful World</em></strong> ini:</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">I see trees of green, red roses too</p>
<p class="MsoNormal">I see them bloom, for me and you</p>
<p class="MsoNormal">And I think to myself, what a wonderful world</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">I see skies of blue, and clouds of white</p>
<p class="MsoNormal">The bright blessed day, the dark sacred night</p>
<p class="MsoNormal">And I think to myself, what a wonderful world</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">The colors of the rainbow, so pretty in the sky</p>
<p class="MsoNormal">Are also on the faces, of people going by</p>
<p class="MsoNormal">I see friends shaking hands, sayin&#8217; &#8220;how do you do?&#8221;</p>
<p class="MsoNormal">They&#8217;re really sayin&#8217; &#8220;I love you&#8221;</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">I hear babies cryin&#8217;, I watch them grow</p>
<p class="MsoNormal">They&#8217;ll learn much more, than I&#8217;ll ever know</p>
<p class="MsoNormal">And I think to myself, what a wonderful world</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Yes I think to myself, what a wonderful world</p>
<p class="MsoNormal">Oh yeah</p>
<p class="MsoNormal"><strong><em>(What a Wonderful World – Louis Armstrong)</em></strong></p>
<p class="MsoNormal"><a href="http://visipramudia.files.wordpress.com/2008/04/jesse-berjalan.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-81" src="http://visipramudia.files.wordpress.com/2008/04/jesse-berjalan.jpg?w=181&#038;h=300" alt="" width="181" height="300" /></a></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/visipramudia.wordpress.com/79/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/visipramudia.wordpress.com/79/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/visipramudia.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/visipramudia.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/visipramudia.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/visipramudia.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/visipramudia.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/visipramudia.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/visipramudia.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/visipramudia.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/visipramudia.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/visipramudia.wordpress.com/79/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=visipramudia.wordpress.com&blog=3331892&post=79&subd=visipramudia&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://visipramudia.wordpress.com/2008/04/29/belajar-berjalan%e2%80%a6-what-a-wondeful-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/42306330956ed23d0942a80362d4ac23?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Dadan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://visipramudia.files.wordpress.com/2008/04/jesse-berjalan2.jpg?w=206" medium="image" />

		<media:content url="http://visipramudia.files.wordpress.com/2008/04/jesse-berjalan.jpg?w=181" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>The Power of Visualisation</title>
		<link>http://visipramudia.wordpress.com/2008/04/25/the-power-of-visualisation/</link>
		<comments>http://visipramudia.wordpress.com/2008/04/25/the-power-of-visualisation/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Apr 2008 13:02:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dadan Gumbira Pramudia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Motivation]]></category>
		<category><![CDATA[cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[kisah]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[power of visualisation]]></category>
		<category><![CDATA[vision]]></category>
		<category><![CDATA[visualisasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://visipramudia.wordpress.com/?p=74</guid>
		<description><![CDATA[Ada cerita tentang seorang pilot amerika yang tertembak jatuh dan dipenjara di Korea Utara pada saat perang Korea di tahun 1950-an. Pilot ini memiliki kegemaran untuk bermain golf, sehingga selama berada di penjara, pilot ini selalu ber-visualisasi bahwa dirinya bermain golf di sebuah turnamen dan menang… Dia habiskan waktu untuk “bermain” di 18 holes, berulang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=visipramudia.wordpress.com&blog=3331892&post=74&subd=visipramudia&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Ada cerita tentang seorang pilot amerika yang tertembak jatuh dan dipenjara di Korea Utara pada saat perang Korea di tahun 1950-an. Pilot ini memiliki kegemaran untuk bermain golf, sehingga selama berada di penjara, pilot ini selalu ber-visualisasi bahwa dirinya bermain golf di sebuah turnamen dan menang… Dia habiskan waktu untuk “bermain” di 18 holes, berulang kali, ya… sekalian menghabiskan waktu di penjara yang membosankan.</p>
<p>Pilot ini akhirnya dibebaskan dan pulang ke Amerika. Satu hal yang langsung dia lakukan adalah memasuki sebuah turnamen golf. Coba tebak? Dengan sangat mudah, dia memenangi turnamen tersebut, yang membuat semua orang yang hadir kagum kepada dia. Orang menyangka bahwa dia dapat menang karena keberuntungan. Namun dia menjawab, tidak. Dia tau dia akan menang karena dia sudah bermain dan berlatih secara mental, mempraktekan pukulan-pukulan kemenangan (winning shots), selama bertahun-tahun, walaupun di belakang jeruji sebuah penjara…</p>
<p><strong><span>Lesson Learned</span></strong></p>
<p>Inilah sebuah contoh kekuatan visualisasi. Di tulisan terdahulu, ketika mengupas Imagine, ataupun Vision, maka imagination/ vision tersebut akan lebih mudah tercapai jika kita melalukan visualisasi. Sebetulnya kekuatan visualisasi ini akan mendorong mental dan tindakan kita untuk bertindak lebih kuat untuk mencapai visi kita.</p>
<p>Saya juga membiarkan anak-anak saya, Key &amp; Jesse, untuk berimajinasi, dan memvisualisasikan keinginan-keinginannya. Saya masukan Key kesebuah tempat les untuk menggambar di Global Art, dan saya biarkan dia (yang memiliki cita-cita sebagai Arsitek) untuk setiap hari bermain lego, dengam membuat bangunan tingkat 5 atau 6… Ayo, Key &amp; Jesse… pancarkan kreatifitas melalui visualisasi!!!</p>
<p><a href="http://visipramudia.files.wordpress.com/2008/04/polisibandara.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-75" src="http://visipramudia.files.wordpress.com/2008/04/polisibandara.jpg?w=225&#038;h=300" alt="" width="225" height="300" /></a><em></em></p>
<p style="text-align:center;"><em>Key &amp; Jesse memvisualisasikan menjadi Polisi di Bandara</em></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/visipramudia.wordpress.com/74/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/visipramudia.wordpress.com/74/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/visipramudia.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/visipramudia.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/visipramudia.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/visipramudia.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/visipramudia.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/visipramudia.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/visipramudia.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/visipramudia.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/visipramudia.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/visipramudia.wordpress.com/74/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=visipramudia.wordpress.com&blog=3331892&post=74&subd=visipramudia&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://visipramudia.wordpress.com/2008/04/25/the-power-of-visualisation/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/42306330956ed23d0942a80362d4ac23?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Dadan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://visipramudia.files.wordpress.com/2008/04/polisibandara.jpg?w=225" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Nasihat Steve Jobs</title>
		<link>http://visipramudia.wordpress.com/2008/04/22/nasihat-steve-jobs/</link>
		<comments>http://visipramudia.wordpress.com/2008/04/22/nasihat-steve-jobs/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Apr 2008 06:15:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dadan Gumbira Pramudia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Motivation]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh]]></category>
		<category><![CDATA[apple]]></category>
		<category><![CDATA[kematian]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[nasihat]]></category>
		<category><![CDATA[NeXT]]></category>
		<category><![CDATA[pixar]]></category>
		<category><![CDATA[steve jobs]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://visipramudia.wordpress.com/?p=49</guid>
		<description><![CDATA[Nasihat Steve Jobs ini sangat inspiratif dan dapat dijadikan motivasi kita untuk mencapai keberhasilan. Pengalaman hidup Steve Jobs dirangkum dalam tiga buah cerita yang merupakan titik-titik milestone dalam kehidupannya. Steve Jobs termasuk orang yang dapat merangkaikan mosaik-mosaik kehidupan menjadi hikmah yang dapat kita pedomani bersama. Artikel berikut ini merupakan naskah pidato Steve Jobs dalam acara [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=visipramudia.wordpress.com&blog=3331892&post=49&subd=visipramudia&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:18pt;text-align:justify;margin:9pt 0;"><span style="font-size:10pt;color:#666666;font-family:&quot;">Nasihat Steve Jobs ini sangat inspiratif dan dapat dijadikan motivasi kita untuk mencapai keberhasilan. Pengalaman hidup Steve Jobs dirangkum dalam tiga buah cerita yang merupakan titik-titik milestone dalam kehidupannya. Steve Jobs termasuk orang yang dapat merangkaikan mosaik-mosaik kehidupan menjadi hikmah yang dapat kita pedomani bersama. Artikel berikut ini merupakan naskah pidato Steve Jobs dalam acara pelepasan mahasiswa Stanford tahun 2005, yang saya ambil dari blog <a href="http://prabu.wordpress.com/">Bumi Prabu</a> yang katanya bersumber dari milis AirPutih. Yuk, kita baca…</span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:18pt;text-align:justify;margin:9pt 0;"><strong><span style="font-size:10pt;color:red;"><span style="font-family:Times New Roman;">&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:18pt;text-align:justify;margin:9pt 0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span style="font-size:10pt;color:red;">Stay Hungry. Stay Foolish.</span></strong><span style="color:#666666;"></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:18pt;text-align:justify;margin:9pt 0;"><span style="font-size:10pt;color:#666666;font-family:&quot;">Nasehat Steve Jobs: <em>“Kamu Harus Temukan Apa yang Kamu Sukai”</em></span><span style="color:#666666;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:18pt;text-align:justify;margin:9pt 0;"><span style="font-size:10pt;color:#666666;font-family:&quot;">Naskah pidato Steve Jobs, CEO Apple Computer dan Studio Animasi Pixar, dalam acara pelepasan mahasiswa Stanford, 12 Juni 2005.</span><span style="color:#666666;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:18pt;text-align:justify;margin:9pt 0;"><span style="font-size:10pt;color:#666666;font-family:&quot;">Saya diberi kehormatan untuk bersama kalian di hari pertama di salah satu universitas terbaik di dunia. Saya tidak pernah lulus kuliah. Bahkan sesungguhnya inilah saat terdekat saya terlibat dalam upacara wisuda. hari ini saya ingin berbagi tiga cerita dalam kehidupan saya. Hanya itu, tidak lebih. Hanya tiga cerita.</span><span style="color:#666666;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:18pt;text-align:justify;margin:9pt 0;"><strong><span style="font-size:10pt;color:#666666;font-family:&quot;">Cerita Pertama adalah mengenai rangkaian titik-titik.</span></strong><strong><span style="color:#666666;"></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:18pt;text-align:justify;margin:9pt 0;"><span style="font-size:10pt;color:#666666;font-family:&quot;">Kisahnya dimulai sebelum saya lahir. Ibu kandung saya adalah mahasiswi belia yang hamil karena “kecelakaan” dan memberikan saya kepada seseorang untuk diadopsi. Dia bertekad bahwa saya harus diadopsi oleh keluarga sarjana, maka saya pun diperjanjikan untuk dipungut anak semenjak lahir oleh seorang pengacara dan istrinya. Sialnya, begitu saya lahir, tiba-tiba mereka berubah pikiran karena ingin bayi perempuan. Maka orang tua saya sekarang, yang ada di daftar urut berikutnya, mendapatkan telepon larut malam dari seseorang: “kami punya bayi laki-laki yang batal dipungut; apakah Anda berminat? Mereka menjawab: “Tentu saja.” Ibu kandung saya lalu mengetahui bahwa ibu angkat saya tidak pernah lulus kuliah dan ayah angkat saya bahkan tidak tamat SMA. Dia menolak menandatangani perjanjian adopsi. Sikapnya baru melunak beberapa bulan kemudian, setelah orang tua saya berjanji akan menyekolahkan saya sampai perguruan tinggi.</span><span style="color:#666666;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:18pt;text-align:justify;margin:9pt 0;"><span style="font-size:10pt;color:#666666;font-family:&quot;">Dan, 17 tahun kemudian saya betul-betul kuliah. Namun, dengan naifnya saya memilih universitas yang hampir sama mahalnya dengan Stanford, sehingga seluruh tabungan orang tua saya- yang hanya pegawai rendahan habis untuk biaya kuliah. Setelah enam bulan, saya tidak melihat manfaatnya. Saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan dalam hidup saya dan bagaimana kuliah akan membantu saya menemukannya. Saya sudah menghabiskan seluruh tabungan yang dikumpulkan orang tua saya seumur hidup mereka. Maka, saya pun memutuskan berhenti kuliah, yakin bahwa itu yang terbaik. Saat itu rasanya menakutkan, namun sekarang saya menganggapnya sebagai keputusan terbaik yang pernah saya ambil.</span><span style="color:#666666;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:18pt;text-align:justify;margin:9pt 0;"><span style="font-size:10pt;color:#666666;font-family:&quot;">Begitu DO, saya langsung berhenti mengambil kelas wajib yang tidak saya minati dan mulai mengikuti perkuliahan yang saya sukai. Masa-masa itu tidak selalu menyenangkan. Saya tidak punya kamar kos sehingga menumpang tidur di lantai kamar teman-teman saya. Saya mengembalikan botol Coca-Cola agar dapat pengembalian 5 sen untuk membeli makanan. Saya berjalan 7 mil melintasi kota setiap Minggu malam untuk mendapat makanan enak di biara Hare Krishna. Saya menikmatinya. Dan banyak yang saya temui saat itu karena mengikuti rasa ingin tahu dan intuisi, ternyata kemudian sangat berharga. Saya beri Anda satu contoh: Reed College mungkin waktu itu adalah yang terbaik di AS dalam hal kaligrafi. Di seluruh penjuru kampus, setiap poster, label, dan petunjuk ditulis tangan dengan sangat indahnya. Karena sudah DO, saya tidak harus mengikuti perkuliahan normal. Saya memutuskan mengikuti kelas kaligrafi guna mempelajarinya. Saya belajar jenis-jenis huruf serif dan san serif, membuat variasi spasi antar kombinasi kata dan kiat membuat tipografi yang hebat. Semua itu merupakan kombinasi cita rasa keindahan, sejarah dan seni yang tidak dapat ditangkap melalui sains. Sangat menakjubkan.</span><span style="color:#666666;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:18pt;text-align:justify;margin:9pt 0;"><span style="font-size:10pt;color:#666666;font-family:&quot;">Saat itu sama sekali tidak terlihat manfaat kaligrafi bagi kehidupan saya. Namun sepuluh tahun kemudian, ketika kami mendisain komputer Macintosh yang pertama, ilmu itu sangat bermanfaat. Mac adalah komputer pertama yang bertipografi cantik. Seandainya saya tidak DO dan mengambil kelas kaligrafi, Mac tidak akan memiliki sedemikian banyak huruf yang beragam bentuk dan proporsinya. Dan karena Windows menjiplak Mac, maka tidak ada PC yang seperti itu. Andaikata saya tidak DO, saya tidak berkesempatan mengambil kelas kaligrafi, dan PC tidak memiliki tipografi yang indah. Tentu saja, tidak mungkin merangkai cerita seperti itu sewaktu saya masih kuliah. Namun, sepuluh tahun kemudian segala sesuatunya menjadi gamblang.</span><span style="color:#666666;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:18pt;text-align:justify;margin:9pt 0;"><strong><em><span style="font-size:10pt;color:#666666;font-family:&quot;">*Sekali lagi, Anda tidak akan dapat merangkai titik dengan melihat ke depan; Anda hanya bisa melakukannya dengan merenung ke belakang*</span></em></strong><span style="font-size:10pt;color:#666666;font-family:&quot;">. Jadi, Anda harus percaya bahwa titik-titik Anda bagaimana pun akan terangkai di masa mendatang. Anda harus percaya dengan intuisi, takdir, jalan hidup, karma Anda, atau apapun istilah lainnya. Pendekatan ini efektif dan membuat banyak perbedaan dalam kehidupan saya.</span><span style="color:#666666;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:18pt;text-align:justify;margin:9pt 0;"><strong><span style="font-size:10pt;color:#666666;font-family:&quot;">Cerita Kedua Saya adalah mengenai Cinta dan Kehilangan.</span></strong><strong><span style="color:#666666;"></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:18pt;text-align:justify;margin:9pt 0;"><span style="font-size:10pt;color:#666666;font-family:&quot;">Saya beruntung karena tahu apa yang saya sukai sejak masih muda. Woz dan saya mengawali Apple di garasi orang tua saya ketika saya berumur 20 tahun. Kami bekerja keras dan dalam 10 tahun Apple berkembang dari hanya kami berdua menjadi perusahaan 2 milyar dolar dengan 4000 karyawan. Kami baru meluncurkan produk terbaik kami -Macintosh- satu tahun sebelumnya, dan saya baru menginjak usia 30. Dan saya dipecat. Bagaimana mungkin Anda dipecat oleh perusahaan yang Anda dirikan? Yah, itulah yang terjadi. Seiring pertumbuhan Apple, kami merekrut orang yang saya pikir sangat berkompeten untuk menjalankan perusahaan bersama saya. Dalam satu tahun pertama,semua berjalan lancar. Namun, kemudian muncul perbedaan dalam visi kami mengenai masa depan dan kami sulit disatukan. Komisaris ternyata berpihak padanya. Demikianlah, di usia 30 saya tertendang. Beritanya ada di mana-mana. Apa yang menjadi fokus sepanjang masa dewasa saya, tiba-tiba sirna. Sungguh menyakitkan.</span><span style="color:#666666;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:18pt;text-align:justify;margin:9pt 0;"><span style="font-size:10pt;color:#666666;font-family:&quot;">Dalam beberapa bulan kemudian, saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan. Saya merasa telah mengecewakan banyak wirausahawan generasi sebelumnya, saya gagal mengambil kesempatan. Saya bertemu dengan David Packard dan Bob Noyce dan meminta maaf atas keterpurukan saya. Saya menjadi tokoh publik yang gagal, dan bahkan berpikir untuk lari dari Silicon Valley. Namun, sedikit demi sedikit semangat timbul kembali, saya masih menyukai pekerjaan saya. Apa yang terjadi di Apple sedikitpun tidak mengubah saya. Saya telah ditolak, namun saya tetap cinta. Maka, saya putuskan untuk mulai lagi dari awal.</span><span style="color:#666666;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:18pt;text-align:justify;margin:9pt 0;"><span style="font-size:10pt;color:#666666;font-family:&quot;">Waktu itu saya tidak melihatnya, namun belakangan baru saya sadari bahwa dipecat dari Apple adalah kejadian terbaik yang menimpa saya. Beban berat sebagai orang sukses tergantikan oleh keleluasaan sebagai pemula, segala sesuatunya lebih tidak jelas. </span><span style="font-size:10pt;color:#666666;font-family:&quot;">Hal itu mengantarkan saya pada periode paling kreatif dalam hidup saya.</span><span style="color:#666666;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:18pt;text-align:justify;margin:9pt 0;"><span style="font-size:10pt;color:#666666;font-family:&quot;">Dalam lima tahun berikutnya, saya mendirikan perusahaan bernama NeXT, lalu Pixar, dan jatuh cinta dengan wanita istimewa yang kemudian menjadi istri saya. Pixar bertumbuh menjadi perusahaan yang menciptakan film animasi komputer pertama, Toy Story, dan sekarang merupakan studio animasi paling sukses di dunia. Melalui rangkaian peristiwa yang menakjubkan, Apple membeli NeXT, dan saya kembali lagi ke Apple, dan teknologi yang kami kembangkan di NeXT menjadi jantung bagi kebangkitan kembali Apple. Dan, Laurene dan saya memiliki keluarga yang luar biasa.</span><span style="color:#666666;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:18pt;text-align:justify;margin:9pt 0;"><span style="font-size:10pt;color:#666666;font-family:&quot;">Saya yakin takdir di atas tidak terjadi bila saya tidak dipecat dari Apple. Obatnya memang pahit, namun sebagai pasien saya memerlukannya. <strong><em>*Kadangkala kehidupan menimpakan batu ke kepala Anda. Jangan kehilangan kepercayaan. Saya yakin bahwa satu-satunya yang membuat saya terus berusaha adalah karena saya menyukai apa yang saya lakukan. Anda harus menemukan apa yang Anda sukai. Itu berlaku baik untuk pekerjaan maupun pasangan hidup Anda. *</em></strong>Pekerjaan Anda akan menghabiskan sebagian besar hidup Anda, dan kepuasan sejati hanya dapat diraih dengan mengerjakan sesuatu yang hebat. Dan Anda hanya bisa hebat bila mengerjakan apa yang Anda sukai. Bila Anda belum menemukannya, teruslah mencari. Jangan menyerah. Hati Anda akan mengatakan bila Anda telah menemukannya. Sebagaimana halnya dengan hubungan hebat lainnya, semakin lama- semakin mesra Anda dengannya. Jadi, teruslah mencari sampai ketemu. Jangan berhenti.</span><span style="color:#666666;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:18pt;text-align:justify;margin:9pt 0;"><strong><span style="font-size:10pt;color:#666666;font-family:&quot;">Cerita Ketiga Saya adalah mengenai Kematian</span></strong><strong><span style="color:#666666;"></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:18pt;text-align:justify;margin:9pt 0;"><span style="font-size:10pt;color:#666666;font-family:&quot;">Ketika saya berumur 17, saya membaca ungkapan yang kurang lebih berbunyi: “Bila kamu menjalani hidup seolah-olah hari itu adalah hari terakhirmu, maka suatu hari kamu akan benar.” Ungkapan itu membekas dalam diri saya, dan semenjak saat itu, selama 33 tahun terakhir, saya selalu melihat ke cermin setiap pagi dan bertanya kepada diri sendiri: “Bila ini adalah hari terakhir saya, apakah saya tetap melakukan apa yang akan saya lakukan hari ini?” Bila jawabannya selalu “tidak” dalam beberapa hari berturut-turut, saya tahu saya harus berubah.</span><span style="color:#666666;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:18pt;text-align:justify;margin:9pt 0;"><span style="font-size:10pt;color:#666666;font-family:&quot;">Mengingat bahwa saya akan segera mati adalah kiat penting yang saya temukan untuk membantu membuat keputusan besar. Karena hampir segala sesuatu-semua harapan eksternal, kebanggaan, takut, malu atau gagal-tidak lagi bermanfaat saat menghadapi kematian. Hanya yang hakiki yang tetap ada. Mengingat kematian adalah cara terbaik yang saya tahu untuk menghindari jebakan berpikir bahwa Anda akan kehilangan sesuatu. Anda tidak memiliki apa-apa. Sama sekali tidak ada alasan untuk tidak mengikuti kata hati Anda.</span><span style="color:#666666;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:18pt;text-align:justify;margin:9pt 0;"><span style="font-size:10pt;color:#666666;font-family:&quot;">Sekitar setahun yang lalu saya didiagnosis mengidap kanker. Saya menjalani scan pukul 7:30 pagi dan hasilnya jelas menunjukkan saya memiliki tumor pankreas. Saya bahkan tidak tahu apa itu pankreas. Para dokter mengatakan kepada saya bahwa hampir pasti jenisnya adalah yang tidak dapat diobati. Harapan hidup saya tidak lebih dari 3-6 bulan. Dokter menyarankan saya pulang ke rumah dan membereskan segala sesuatunya, yang merupakan sinyal dokter agar saya bersiap mati. Artinya, Anda harus menyampaikan kepada anak Anda dalam beberapa menit segala hal yang Anda rencanakan dalam sepuluh tahun mendatang. Artinya, memastikan bahwa segalanya diatur agar mudah bagi keluarga Anda. Artinya, Anda harus mengucapkan selamat tinggal.</span><span style="color:#666666;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:18pt;text-align:justify;margin:9pt 0;"><span style="font-size:10pt;color:#666666;font-family:&quot;">Sepanjang hari itu saya menjalani hidup berdasarkan diagnosis tersebut. Malam harinya, mereka memasukkan endoskopi ke tenggorokan, lalu ke perut dan lambung, memasukkan jarum ke pankreas saya dan mengambil beberapa sel tumor. Saya dibius, namun istri saya, yang ada di sana, mengatakan bahwa ketika melihat selnya di bawah mikroskop, para dokter menangis mengetahui bahwa jenisnya adalah kanker pankreas yang sangat jarang, namun bisa diatasi dengan operasi. Saya dioperasi dan sehat sampai sekarang.</span><span style="color:#666666;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:18pt;text-align:justify;margin:9pt 0;"><span style="font-size:10pt;color:#666666;font-family:&quot;">Itu adalah rekor terdekat saya dengan kematian dan berharap terus begitu hingga beberapa dekade lagi. Setelah melalui pengalaman tersebut, sekarang saya bisa katakan dengan yakin kepada Anda bahwa menurut konsep pikiran, kematian adalah hal yang berguna:</span><span style="color:#666666;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:18pt;text-align:justify;margin:9pt 0;"><span style="font-size:10pt;color:#666666;font-family:&quot;">Tidak ada orang yang ingin mati. Bahkan orang yang ingin masuk surga pun tidak ingin mati dulu untuk mencapainya. </span><span style="font-size:10pt;color:#666666;font-family:&quot;">Namun, kematian pasti menghampiri kita. Tidak ada yang bisa mengelak. Dan, memang harus demikian, karena kematian adalah buah terbaik dari kehidupan. Kematian membuat hidup berputar. Dengannya maka yang tua menyingkir untuk digantikan yang muda. Maaf bila terlalu dramatis menyampaikannya, namun memang begitu.</span><span style="color:#666666;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:18pt;text-align:justify;margin:9pt 0;"><span style="font-size:10pt;color:#666666;font-family:&quot;">Waktu Anda terbatas, jadi jangan sia-siakan dengan menjalani hidup orang lain. Jangan terperangkap dengan dogma-yaitu hidup bersandar pada hasil pemikiran orang lain. </span><span style="font-size:10pt;color:#666666;font-family:&quot;">Jangan biarkan omongan orang menulikan Anda sehingga tidak mendengar kata hati Anda. Dan yang terpenting, miliki keberanian untuk mengikuti kata hati dan intuisi Anda, maka Anda pun akan sampai pada apa yang Anda inginkan. </span><span style="font-size:10pt;color:#666666;font-family:&quot;">Semua hal lainnya hanya nomor dua.</span><span style="color:#666666;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:18pt;text-align:justify;margin:9pt 0;"><span style="font-size:10pt;color:#666666;font-family:&quot;">Ketika saya masih muda, ada satu penerbitan hebat yang bernama “The Whole Earth Catalog”, yang menjadi salah satu buku pintar generasi saya. Buku itu diciptakan oleh seorang bernama Stewart Brand yang tinggal tidak jauh dari sini di Menlo Park, dan dia membuatnya sedemikian menarik dengan sentuhan puitisnya. Waktu itu akhir 1960-an, sebelum era komputer dan desktop publishing, jadi semuanya dibuat dengan mesin tik, gunting, dan kamera polaroid. Mungkin seperti Google dalam bentuk kertas, 35 tahun sebelum kelahiran Google: isinya padat dengan tips-tips ideal dan ungkapan-ungkapan hebat. Stewart dan timnya sempat menerbitkan beberapa edisi “The Whole Earth Catalog”, dan ketika mencapai titik ajalnya, mereka membuat edisi terakhir. Saat itu pertengahan 1970-an dan saya masih seusia Anda. Di sampul belakang edisi terakhir itu ada satu foto jalan pedesaan di pagi hari, jenis yang mungkin Anda lalui jika suka bertualang. Di bawahnya ada kata-kata: “<strong><em>*Stay Hungry. Stay Foolish.*” (Tetaplah Lapar. Selalu Merasa Bodoh)</em></strong>. Itulah pesan perpisahan yang dibubuhi tanda tangan mereka. Stay Hungry. Stay Foolish. Saya selalu mengharapkan diri saya begitu. Dan sekarang, karena Anda akan lulus untuk memulai kehidupan baru, saya harapkan Anda juga begitu.</span><span style="color:#666666;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:18pt;text-align:justify;margin:9pt 0;"><span style="font-size:10pt;color:#666666;font-family:&quot;">Stay Hungry. Stay Foolish.</span><span style="color:#666666;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:18pt;text-align:justify;margin:9pt 0;"><span style="font-size:10pt;color:#666666;font-family:&quot;">Terima kasih semuanya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:18pt;text-align:justify;margin:9pt 0;"><span style="font-size:10pt;color:#666666;font-family:&quot;"></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:18pt;text-align:justify;margin:9pt 0;"><strong><span style="font-size:10pt;color:red;font-family:&quot;">&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:18pt;text-align:justify;margin:9pt 0;"><span style="font-size:10pt;color:#666666;font-family:&quot;">Flash videonya dapat dilihat disini </span><span style="color:#666666;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:18pt;text-align:justify;margin:9pt 0;"><span style="font-size:10pt;color:#666666;font-family:&quot;"><a href="http://youtube.com/watch?v=JPL_NjBjUWE"><span style="color:#333333;">http://youtube.com/watch?v=JPL_NjBjUWE</span></a></span><span style="color:#666666;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:18pt;text-align:justify;margin:9pt 0;"> </p>
<p><span style="color:#666666;"></span></span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/visipramudia.wordpress.com/49/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/visipramudia.wordpress.com/49/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/visipramudia.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/visipramudia.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/visipramudia.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/visipramudia.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/visipramudia.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/visipramudia.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/visipramudia.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/visipramudia.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/visipramudia.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/visipramudia.wordpress.com/49/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=visipramudia.wordpress.com&blog=3331892&post=49&subd=visipramudia&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://visipramudia.wordpress.com/2008/04/22/nasihat-steve-jobs/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/42306330956ed23d0942a80362d4ac23?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Dadan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Motivation and Habit</title>
		<link>http://visipramudia.wordpress.com/2008/04/21/motivation-and-habit/</link>
		<comments>http://visipramudia.wordpress.com/2008/04/21/motivation-and-habit/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Apr 2008 08:31:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dadan Gumbira Pramudia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[Motivation]]></category>
		<category><![CDATA[Strategy]]></category>
		<category><![CDATA[7 habits]]></category>
		<category><![CDATA[budaya]]></category>
		<category><![CDATA[culture]]></category>
		<category><![CDATA[fitness first]]></category>
		<category><![CDATA[habit]]></category>
		<category><![CDATA[kebiasaan]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[stephen r. covey]]></category>
		<category><![CDATA[the 8th habit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://visipramudia.wordpress.com/?p=43</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Motivation is what gets you started, Habit is what keeps you going&#8221;
Kata-kata tersebut saya ambil dari belakang kartu Fitness First&#8230; : motivasi adalah hal yang membuat kita memulai sesuatu, dan kebiasaan adalah apa yang membuat kita terus menerus melakukannya&#8230; Jadi, untuk mencapai kebiasaan yang baik, dibutuhkan motivasi yang baik&#8230; terus menerus sehingga menjadi suatu kebiasaan. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=visipramudia.wordpress.com&blog=3331892&post=43&subd=visipramudia&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:center;"><em>&#8220;<strong>Motivation</strong> is what gets you started, <strong>Habit</strong> is what keeps you going&#8221;</em></p>
<p>Kata-kata tersebut saya ambil dari belakang kartu Fitness First&#8230; : motivasi adalah hal yang membuat kita memulai sesuatu, dan kebiasaan adalah apa yang membuat kita terus menerus melakukannya&#8230; Jadi, untuk mencapai kebiasaan yang baik, dibutuhkan motivasi yang baik&#8230; terus menerus sehingga menjadi suatu kebiasaan. Kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan secara kelompok atau komunitas bisa dijadikan menjadi suatu budaya/ culture dari kelompok atau komunitas tersebut&#8230;</p>
<p>Rumusnya jadi seperti ini:</p>
<p>Motivation &#8211;&gt; action &#8211;&gt;habit&#8211;&gt;culture</p>
<p>Untuk merubah motivasi menjadi action adalah kemauan. Untuk menjadikan action menjadi habit adalah continuous action (action yang berkesinambungan). Untuk menjadikan habit menjadi culture adalah mentransfer habit individu menjadi social habit.</p>
<p>Jadi semua berangkat dari Motivasi. Motivasi bisa kita peroleh dari mentor, guru, buku dan lainnya&#8230; tapi sebetulnya motivasi yang paling baik adalah dari pikiran kita sendiri dengan cara mengambil hikmah atas sesuatu dan membuat strategi mengatasinya untuk menjadi motivasi kita sendiri&#8230;</p>
<p>Bagaimana dengan habit? Untuk mencapai kemenangan pribadi maupun sosial, <strong>Stephen R. Cover</strong> menjelaskan <em><strong>7 Habits of Highly Effective People</strong></em> dan ditambah dengan the <em><strong>8th Habit</strong></em> pada buku barunya:</p>
<p><strong>7 Habits:</strong></p>
<ul>
<li>Proactive</li>
<li>Start from the End</li>
<li>Put first thing first</li>
<li>Think win win</li>
<li>Effective Communication</li>
<li>Synergy</li>
<li>Sharpen the saw</li>
</ul>
<p><strong>The 8th Habit:</strong></p>
<ul>
<li>Panutan</li>
<li>Perintis</li>
<li>Penyelaras</li>
<li>Pemberdaya</li>
</ul>
<p>Untuk lebih detail mengenail 7 habits dan the 8th habit, articlenya bisa didownload disini: <a href="http://visipramudia.files.wordpress.com/2008/04/7-habits-of-highly-effective-people-8th-habit.pdf">http://visipramudia.files.wordpress.com/2008/04/7-habits-of-highly-effective-people-8th-habit.pdf</a></p>
<p>Dengan kebiasaan-kebiasaan positif tersebut, diharapkan terbentuk komunitas yang baik, sehingga membentuk budaya bangsa yang baik&#8230;</p>
<p><a href="http://visipramudia.files.wordpress.com/2008/04/7-habits.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-48" src="http://visipramudia.files.wordpress.com/2008/04/7-habits.jpg?w=300&#038;h=300" alt="" width="300" height="300" /></a></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/visipramudia.wordpress.com/43/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/visipramudia.wordpress.com/43/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/visipramudia.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/visipramudia.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/visipramudia.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/visipramudia.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/visipramudia.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/visipramudia.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/visipramudia.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/visipramudia.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/visipramudia.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/visipramudia.wordpress.com/43/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=visipramudia.wordpress.com&blog=3331892&post=43&subd=visipramudia&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://visipramudia.wordpress.com/2008/04/21/motivation-and-habit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/42306330956ed23d0942a80362d4ac23?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Dadan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://visipramudia.files.wordpress.com/2008/04/7-habits.jpg?w=300" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Menuju Indonesia Makmur</title>
		<link>http://visipramudia.wordpress.com/2008/04/16/menuju-indonesia-makmur/</link>
		<comments>http://visipramudia.wordpress.com/2008/04/16/menuju-indonesia-makmur/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Apr 2008 02:52:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dadan Gumbira Pramudia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Motivation]]></category>
		<category><![CDATA[Strategy]]></category>
		<category><![CDATA[bottom of the pyramid]]></category>
		<category><![CDATA[C.K. Prahalad]]></category>
		<category><![CDATA[Connectivity]]></category>
		<category><![CDATA[dubai]]></category>
		<category><![CDATA[education]]></category>
		<category><![CDATA[energy]]></category>
		<category><![CDATA[grameen]]></category>
		<category><![CDATA[healthcare]]></category>
		<category><![CDATA[ict]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia makmur]]></category>
		<category><![CDATA[makmur]]></category>
		<category><![CDATA[micro finance]]></category>
		<category><![CDATA[transformasi sosial]]></category>
		<category><![CDATA[world bank]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://visipramudia.wordpress.com/?p=32</guid>
		<description><![CDATA[
Presentasi ini diilhami oleh buku The Fortune of the Bottom of The Pyramid yang ditulis oleh C.K. Prahalad, dimana masyarakat Indonesia pada umumnya memiliki tingkat kemakmuran yang rendah yang termasuk dalam The Bottom of The Pyramid (BOP). Hasil penelitian dari World Bank menunjukkan bahwa 204 juta orang Indonesia hanya berpendapatan kurang dari Rp. 1,25 juta [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=visipramudia.wordpress.com&blog=3331892&post=32&subd=visipramudia&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:center;"><a href="http://visipramudia.files.wordpress.com/2008/04/indonesia-makmur-jpg.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-33" src="http://visipramudia.files.wordpress.com/2008/04/indonesia-makmur-jpg.jpg?w=480&#038;h=239" alt="" width="480" height="239" /></a></p>
<p>Presentasi ini diilhami oleh buku The Fortune of the Bottom of The Pyramid yang ditulis oleh C.K. Prahalad, dimana masyarakat Indonesia pada umumnya memiliki tingkat kemakmuran yang rendah yang termasuk dalam The Bottom of The Pyramid (BOP). Hasil penelitian dari World Bank menunjukkan bahwa 204 juta orang Indonesia hanya berpendapatan kurang dari Rp. 1,25 juta per bulan dan dikategorikan sebagai penduduk yang miskin. Maka diperlukan transformasi Sosial yang melibatkan peranan dari Pemerintah, agensi sosial dan Perusahaan BUMN/ Swasta.Industry Driver yang dapat menumbuhkan/ meningkatkan taraf hidup di BOP adalah: Connectivity, Healthcare, MicroFinance, Energy, dan Education. Slide Presentasi ini menjelaskan peranan kelima industry driver tersebut beserta case study sebagai referensi. Semoga berguna&#8230;</p>
<p><a href="http://visipramudia.files.wordpress.com/2008/04/industry-driver.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-34" src="http://visipramudia.files.wordpress.com/2008/04/industry-driver.jpg?w=300&#038;h=259" alt="" width="300" height="259" /></a></p>
<p>Download presentation here: <a href="http://visipramudia.files.wordpress.com/2008/04/menuju-indonesia-makmur-ok.pdf">http://visipramudia.files.wordpress.com/2008/04/menuju-indonesia-makmur-ok.pdf</a></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/visipramudia.wordpress.com/32/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/visipramudia.wordpress.com/32/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/visipramudia.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/visipramudia.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/visipramudia.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/visipramudia.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/visipramudia.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/visipramudia.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/visipramudia.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/visipramudia.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/visipramudia.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/visipramudia.wordpress.com/32/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=visipramudia.wordpress.com&blog=3331892&post=32&subd=visipramudia&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://visipramudia.wordpress.com/2008/04/16/menuju-indonesia-makmur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/42306330956ed23d0942a80362d4ac23?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Dadan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://visipramudia.files.wordpress.com/2008/04/indonesia-makmur-jpg.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://visipramudia.files.wordpress.com/2008/04/industry-driver.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Kejujuran dan Integritas</title>
		<link>http://visipramudia.wordpress.com/2008/04/16/kejujuran-dan-integritas/</link>
		<comments>http://visipramudia.wordpress.com/2008/04/16/kejujuran-dan-integritas/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Apr 2008 01:43:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dadan Gumbira Pramudia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Motivation]]></category>
		<category><![CDATA[congruence]]></category>
		<category><![CDATA[courage]]></category>
		<category><![CDATA[honesty]]></category>
		<category><![CDATA[humble]]></category>
		<category><![CDATA[humility]]></category>
		<category><![CDATA[integritas]]></category>
		<category><![CDATA[integrity]]></category>
		<category><![CDATA[jujur]]></category>
		<category><![CDATA[novotel]]></category>
		<category><![CDATA[sales person]]></category>
		<category><![CDATA[stephen MR Covey]]></category>
		<category><![CDATA[the speed of trust]]></category>
		<category><![CDATA[trust]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://visipramudia.wordpress.com/?p=31</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah pengalaman ketika di Hotel Novotel, Bogor&#8230;
Dalam confirmation letter yang telah saya tanda tangani, telah disepakati bahwa meeting akan dilaksanakan di Salak Room. Namun, ketika rekan-rekan saya datang untuk install hub intranet, ternyata ruang meeting dipindahkan oleh bagian Marketing Novotel ke ruang yang lebih kecil. Kemudian saya datang, saya bilang kepada resepsionis bahwa berdasarkan confirmation [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=visipramudia.wordpress.com&blog=3331892&post=31&subd=visipramudia&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Sebuah pengalaman ketika di Hotel Novotel, Bogor&#8230;</p>
<p>Dalam <em>confirmation letter</em> yang telah saya tanda tangani, telah disepakati bahwa meeting akan dilaksanakan di Salak Room. Namun, ketika rekan-rekan saya datang untuk install hub intranet, ternyata ruang meeting dipindahkan oleh bagian Marketing Novotel ke ruang yang lebih kecil. Kemudian saya datang, saya bilang kepada resepsionis bahwa berdasarkan <em>confirmation letter</em>, ruang meeting saya ada di Salak Room. Bagian reseptionis menghubungi Sales Person di bagian Marketing, namun orang tersebut sedang meeting. Kemudian saya telepon dia langsung via Handpone, tidak dijawab&#8230; saya SMS, tidak dijawab&#8230; Setelah saya tunggu lama&#8230; saya putuskan saja, kepada rekan-rekan saya untuk install hub intranet di Salak Room.<br />
Baru setelah itu, Sales Person Novotel mengontak saya via telepon, dia bilang kalo ”Ruangan ditentukan oleh pihak Hotel”. Saya masih ngotot untuk menggunakan Salak Room, karena ruangan Burangrang lebih kecil, tidak akan cukup untuk peserta rapat yang saya undang. Sales Person tersebut menginformasikan bahwa Salak Room sudah dibooking oleh perusahaan lain. Namun, setelah didesak, akhirnya kami dapat menggunakan Salak Room&#8230;. Di satu sisi sayang senang, bisa menggunakan Salak Room, namun di sisi lain saya kecewa, karena saya merasa dibohongi&#8230; Bukankan tadi orang tersebut bilang bahwa Salak Room telah dibooking? Sales person tersebut<strong> TIDAK JUJUR</strong>.</p>
<p>Saya mendapatkan informasi dari rekan-rekan saya di Bogor, bahwa ternyata hal yang saya alami telah berlangsung berulang kali. Mereka dengan mudahnya menggantikan ruangan tanpa pemberitahuan kepada pelanggan. Tidak heran, bahwa kantor kami telah lama tidak menggunakan Novotel Bogor sebagai tempat meeting&#8230;.</p>
<div>Sebetulnya ketidakjujuran ini sudah terjadi sebelumnya, ketika kami menggeser acara kebersamaan yang rencananya akan dilaksanakan pada Rabu Malam, saya geser menjadi Kamis Malam. Sales person tersebut menyatakan bahwa Kamis Malam restoran sudah dibooking perusahaan lain. Namun ketika kami kontak resepsionis, informasinya berbeda, bahwa restoran tersebut (Meuranti Restaurant) masih kosong pada Kamis Malam&#8230;. Sales Person tersebut <strong>TIDAK JUJUR</strong>.</p>
<p>Di lingkungan marketing dan bisnis pada umunya, <strong>KEJUJURAN</strong> adalah merupakan modal utama untuk mencapai keberhasilan. Dari berbagai penelitian tentang sifat-sifat/ karakter penunjang keberhasilan seseorang, dari berbagai negara, Jujur selalu prioritas pertama sebagai sifat/ karakter yang menunjang keberhasilan. Dari teori ESQ yang disampaikan Ary Ginanjar, Jujur merupakan nilai dasar yang pertama, selain nilai dasar lainnya yaitu Tanggung Jawab, Visioner, Disiplin, Kerjasama, Adil dan Peduli.</p>
<p>Di masa sekarang ini memang terjadi krisis kejujuran. Motto atau kata-kata pesan seperti ”<em>Trust No One</em>” merembak diberbagai kalangan. Pelanggan tidak percaya akan perusahaan, bahkan dalam perusahaan sendiri seringkali pegawai tidak perjaya dengan manajemen, dan yang lebih parah lagi, di dalam tubuh pemerintahan tumbuh saling tidak percaya antara perwakilan rakyat dengan pemerintah. Hal ini ini menunjukkan rendahnya nilai-nilai kejujuran dalam masyarakat.</p>
<p><span style="font-size:medium;"><strong><em>Apa sih kejujuran itu?</em></strong></span></p>
<p>Melalui buku <em>The Speed of Trust</em>, karya <em>Stephen M.R. Covey</em>, saya menggali arti kejujuran. Kejujuran dalam bahasa inggris adalah <em><strong>HONESTY</strong></em> yang artinya <em>’telling the truth and leaving the right impression’</em>. Jadi kalau sekedar menyampaikan berita yang benar tapi dengan impresi yang salah, masih belum dikatakan sebagai jujur. Namun, lebih jauh, kejujuran yang dimaksud untuk meningkatkan kepercayaan (<em>trust</em>), <em>honesty</em> saja tidak cukup, namun dibutuhkan yang lebih dari sekedar <em>honest</em>, yaitu dibutuhkan <strong><em>INTEGRITY</em></strong>. Untuk integrity dibutuhkan <strong><em>CONGRUENCE</em></strong>, <strong><em>HUMILITY</em></strong> dan <em><strong>COURAGE</strong></em>.</p>
<p><strong><em>Congruence</em></strong> dapat diartikan memiliki kesamaan dari luar maupun dari dalam (<em>the same inside and out – not compliance</em>). Jadi pribadi orang tersebut tidak ada yang disembunyikan, karakter melekat dengan sifatnya. <strong><em>Humility</em></strong> ditekankan sebagai <em>humble person</em>, atau orang yang bersahaja. Stephen M.R. Covey mengungkapkan:<br />
<em>“A Humble Person is more concerned about what is right than about being right, about acting on good ideas than having ideas, about embracing new truth than defending outdated position, about building the team than exalting self, about recognizing contribution than being recignized for making it.”</em><br />
<strong><em>Courage</em></strong> artinya memiliki keberanian untuk mengungkapkan kebenaran. <em>Courage</em> sangat penting dalam menumbuhkan integrity, sebagaimana Winston Churchill pernah berkata: <em>“Courage is the first of the human qualities becouse it is a quality which guarantees all the others.”<br />
</em><br />
Jadi untuk menumbuhkan bisnis yang jujur membutuhkan integritas. Integritas ini membutuhkan sifat-sifat <strong><em>HONESTY, CONGRUENCE, HUMILITY</em></strong> dan <strong><em>COURAGE</em></strong>. Bisnis yang berkelanjutan (<em>sustainable business</em>) membutuhkan tingkat integritas yang tinggi yang akan menumbuhkan kepercayaan yang berkelanjutan. Sebagaimana pesan yang disampaikan oleh Albert Einstein: <em>“Whoever is careless with the truth is small matters cannot be trusted with important matters.”<br />
</em><br />
Dan jangan lupa, Muhammad SAW adalah seorang pebisnis yang berhasil sebelum diutus menjadi Nabi, dikarenakan karena kejujuran dan integritasnya. Beliau mendapat gelar Al-Amin karena kejujuran dan integritasnya. Limpahkanlah shalawat dan salam kepada Rasulullah…</div>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/visipramudia.wordpress.com/31/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/visipramudia.wordpress.com/31/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/visipramudia.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/visipramudia.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/visipramudia.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/visipramudia.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/visipramudia.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/visipramudia.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/visipramudia.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/visipramudia.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/visipramudia.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/visipramudia.wordpress.com/31/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=visipramudia.wordpress.com&blog=3331892&post=31&subd=visipramudia&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://visipramudia.wordpress.com/2008/04/16/kejujuran-dan-integritas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/42306330956ed23d0942a80362d4ac23?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Dadan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Creator, Leader &amp; Follower</title>
		<link>http://visipramudia.wordpress.com/2008/04/11/creator-leader-follower/</link>
		<comments>http://visipramudia.wordpress.com/2008/04/11/creator-leader-follower/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Apr 2008 11:01:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dadan Gumbira Pramudia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Motivation]]></category>
		<category><![CDATA[Strategy]]></category>
		<category><![CDATA[Creator]]></category>
		<category><![CDATA[follower]]></category>
		<category><![CDATA[inovatif]]></category>
		<category><![CDATA[kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[leader]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://visipramudia.wordpress.com/?p=17</guid>
		<description><![CDATA[Disela-sela meeting di Hotel Sultan (ex Hilton Hotel), sambil makan siang, saya terlibat diskusi kepemimpinan yang cukup menarik. Ada pertanyaan yang menarik: ”Dadan, setelah sekian lama bekerja, berapa lama anda menjadi staf dan berapa lama menjadi leader?”. Pertanyaan ini mengarahkan saya kepada tulisan dari Fauzi Rachmanto. Dari pertanyaan itu, saya jelaskan bahwa pada dasarnya manusia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=visipramudia.wordpress.com&blog=3331892&post=17&subd=visipramudia&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div>Disela-sela meeting di Hotel Sultan (ex Hilton Hotel), sambil makan siang, saya terlibat diskusi kepemimpinan yang cukup menarik. Ada pertanyaan yang menarik: ”Dadan, setelah sekian lama bekerja, berapa lama anda menjadi staf dan berapa lama menjadi leader?”. Pertanyaan ini mengarahkan saya kepada tulisan dari <a href="http://fauzirachmanto.blogspot.com" target="_blank">Fauzi Rachmanto</a>. Dari pertanyaan itu, saya jelaskan bahwa pada dasarnya manusia ini memiliki 3 peran yang tidak pernah bisa dipisahkan dalam dunia pekerjaaan sehari-hari. 3 peran tersebut adalah: peran sebagai pencipta, peran sebagai leader dan peran sebagai follower.</p>
<p><strong>Peran sebagai pencipta (Creator)<br />
</strong><br />
Dalam dunia pekerjaan dimanapun anda berada dan apapun pekerjaanya, kreativitas sangat dibutuhkan dalam menyelesaikan pekerjaan. Kreatifitas menghasilkan ide-ide yang brilliant yang dapat membuat proses kerja menjadi lebih cepat, atau menciptakan produk yang lain yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan and so on..<br />
<a href="http://fauzirachmanto.blogspot.com" target="_blank">Fauzi Rachmanto</a> dijelaskan <strong>Mencipta Seperti Dewa (<em>Create Like a God</em>)</strong> sebagaimana dijelaskan Guy Kawasaki dalam bukunya <em>Rules for Revolutionaries.</em></p>
<p>”<em>Untuk dapat mencipta seperti dewa , pertama Anda harus dapat berpikir berbeda dari orang kebanyakan. Dalam istilah Guy, kita harus dapat membuang &#8220;berhala-berhala&#8221; lama kita. Ambil contoh Kereta Api yang selama ini kita kenal adalah KA dengan 1 lokomotif dan gerbong2 yang mengikut dibelakangnya. Kalau mau lebih cepat, maka mesin lokomotifnya yang diperbesar dan diperbesar lagi. Namun KA supercepat ternyata dimungkinkan setelah &#8220;berhala&#8221; mesin di lokomotif tadi dibuang, dan dibuat inovasi dengan meletakkan mesin pada setiap gerbong. Berpikir beda juga dapat dilakukan dengan cara memisahkan bentuk dan fungsi. Ini yang terjadi melalui fenomena toko online. Sebuah toko fungsi nya adalah menjual. Maka apakah dia hadir atau tidak secara fisik adalah sekedar bentuk. Toko-toko online menolak tunduk pada bentuk, mereka kedepankan fungsi nya, yaitu berinteraksi dan melayani penjualan kepada pelanggan.”</em></p>
<p>Peran sebagai pencipta ini kadang tidak disadari bahwa manusia dianugrahkan peran tersebut oleh sang pencipta (Tuhan YME). Namun mengetahui peran kita sebagai pencipta akan membukakan pikiran kita untuk lebih kreatif dan inovatif.</p>
<p><strong>Peran sebagai pemimpin (Leader)<br />
</strong><br />
Dalam hal-hal tertentu, kita memiliki peran sebagai pemimpin. Minimal unit yang paling kecil yang kita pimpin adalah tubuh kita sendiri, atau untuk yang berkeluarga maka kita memimpin keluarga kita. Memimpin memiliki konotasi identik dengan memerintah (<em>command</em>). Minimal kita memimpin/ memerintah tubuh kita untuk melakukan suatu aktifitasi positif atau negatif. Memerintah tubuh kita untuk bekerja keras dan cerdas atau bermalas-malasan. Pemimpin akan menstimulus unit yang dipimpinnya dengan motivasi, energi dan semangat.</p>
<p>Guy Kawasaki mengibaratkan dengan kiasan <strong>Memerintah Seperti Raja (<em>Command Like a King</em>)</strong>. Pemimpin seperti raja dapat mempengaruhi tidak hanya kepada unit yang dipimpinnya, bahkan berpengaruh kepada lingkungan sekitar, dalam hal ini stakeholder, termasuk pelanggan.<br />
”<em>Langkah paling penting dalam &#8220;Memerintah Seperti Raja&#8221; ini adalah menciptakan para evangelis bukan sekedar penjualan. Para evangelis bukan sekedar menggunakan produk Anda, namun juga fanatik dan akan terus menerus menceritakan kehebatan produk Anda kepada siapapun.”<br />
</em><br />
Peran sebagai pemimpin dianugrahkan oleh Tuhan YME sebagaimana Allah mengutus manusia sebagai khalifah di muka bumi ini. Pemimpin yang baik akan memberikan dampak positif tidak hanya pada dirinya, unitnya bahkan kepada lingkungan sekitarnya.</p>
<p><strong>Peran sebagai bawahan (Follower)</strong></p>
<p>Sebagai mahluk sosial, manusia juga diberikan peran sebagai bawahan/ follower yang baik. Saya masih ingat paparan Leadership Vision dari mantan Dirut TELKOM Arwin Rasyid, bahwa untuk menjadi pemimpin yang baik, maka anda juga harus menjadi <em>good follower first</em>. Tanpa menjadi good follower anda tidak akan bisa menjadi great leader.<em> Good follower</em> adalah yang melakukan execution pekerjaan untuk mencapai visi bersama. Menurut Guy Kawasaki, kita harus memiliki peran sebagai pekerja: <strong>Bekerja Seperti Budak (<em>Work Like a Slave</em>). </strong>Tanpa peranan pekerja tidak akan ada hasilnya.</div>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/visipramudia.wordpress.com/17/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/visipramudia.wordpress.com/17/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/visipramudia.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/visipramudia.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/visipramudia.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/visipramudia.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/visipramudia.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/visipramudia.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/visipramudia.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/visipramudia.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/visipramudia.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/visipramudia.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=visipramudia.wordpress.com&blog=3331892&post=17&subd=visipramudia&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://visipramudia.wordpress.com/2008/04/11/creator-leader-follower/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/42306330956ed23d0942a80362d4ac23?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Dadan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Lead by Heart &amp; Manage by Head</title>
		<link>http://visipramudia.wordpress.com/2008/04/11/lead-by-heart-manage-by-head/</link>
		<comments>http://visipramudia.wordpress.com/2008/04/11/lead-by-heart-manage-by-head/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Apr 2008 04:13:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dadan Gumbira Pramudia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivation]]></category>
		<category><![CDATA[Strategy]]></category>
		<category><![CDATA[Lead]]></category>
		<category><![CDATA[Manage]]></category>
		<category><![CDATA[Shalat]]></category>
		<category><![CDATA[Sujud]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://visipramudia.wordpress.com/?p=8</guid>
		<description><![CDATA[Dalam suatu pertemuan dengan Pak Arief Yahya, Direktur Enterprise &#38; Wholesale, terlontar pertanyaan, mana yang lebih dulu:
Manage by Head atau Lead by Heart…??
Jawabannya ternyata ada di dalam Shalat kita… (how come?)
Pada Shalat, hal yang dilakukan pertama adalah berdiri setelah Takbir… Pada saat berdiri, maka posisi kepala kita berada di atas, hati kita di bawahnya. Artinya pada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=visipramudia.wordpress.com&blog=3331892&post=8&subd=visipramudia&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Dalam suatu pertemuan dengan Pak Arief Yahya, Direktur Enterprise &amp; Wholesale, terlontar pertanyaan, mana yang lebih dulu:<br />
<em>Manage by Head</em> atau <em>Lead by Heart</em>…??</p>
<p>Jawabannya ternyata ada di dalam Shalat kita… (<em>how come</em>?)</p>
<p>Pada Shalat, hal yang dilakukan pertama adalah berdiri setelah Takbir… Pada saat berdiri, maka posisi kepala kita berada di atas, hati kita di bawahnya. Artinya pada saat permulaan, kita diperintahkan untuk lebih menggunakan kepala/ mind/ ratio dibandingkan penggunakan hati/ emosi/ perasaan. <em>Manage by Head</em> lebih dulu dari <em>Lead by Heart</em>.</p>
<p>Berikutnya adalah melakukan ruku, dimana posisi kepala kita sejajar dengan hati kita. Di sini bisa diartikan, pada saat kita menjelang dewasa (remaja), mulai kita berkenalan dengan perasaan/ hati, mulai kita mengenal rasa cinta dan kasih… Di saat seperti itu, keberadaan kepala/ mind/ ratio sama dengan penggunaan hati/ emosi/ perasaan. Kadar <em>Manage by Head</em> sama dengan <em>Lead by Heart<br />
</em><br />
Terkhir adalah Sujud, dimana posisi kepala lebih rendah dari hati kita. Artinya, lebih dewasa seseorang maka kita diperintahkan untuk lebih banyak menggunakan hati/ perasaan dibandingkan dengan penggunakan kepala/ mind/ ratio. Penggunaan otak kanan lebih banyak dari otak kiri. Di sini seseorang akan mendapatkan kedewasaannya&#8230; mendapatkan <em>wisdom of life&#8230;Lead by Heart </em>lebih dulu dibandingkan <em>Manage by Head</em>.</p>
<p>Satu tambahan lagi&#8230; pada saat bersujud&#8230; gunakan untuk berdoa kepada Allah&#8230; karena disitu lah mata hati lebih bisa melihat dan merasakan kebesaran Tuhannya&#8230;</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/visipramudia.wordpress.com/8/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/visipramudia.wordpress.com/8/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/visipramudia.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/visipramudia.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/visipramudia.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/visipramudia.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/visipramudia.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/visipramudia.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/visipramudia.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/visipramudia.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/visipramudia.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/visipramudia.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=visipramudia.wordpress.com&blog=3331892&post=8&subd=visipramudia&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://visipramudia.wordpress.com/2008/04/11/lead-by-heart-manage-by-head/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/42306330956ed23d0942a80362d4ac23?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Dadan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Imagine</title>
		<link>http://visipramudia.wordpress.com/2008/04/08/imagine/</link>
		<comments>http://visipramudia.wordpress.com/2008/04/08/imagine/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Apr 2008 05:08:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dadan Gumbira Pramudia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivation]]></category>
		<category><![CDATA[Strategy]]></category>
		<category><![CDATA[cita-cita]]></category>
		<category><![CDATA[idea]]></category>
		<category><![CDATA[imagine]]></category>
		<category><![CDATA[impian]]></category>
		<category><![CDATA[mind mapping]]></category>
		<category><![CDATA[toni Buzan]]></category>
		<category><![CDATA[visi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://visipramudia.wordpress.com/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[Imagine merupakan proses dalam menciptakan mental image (impian/ cita-cita/ visi) dan idea. Imagine akan memacu diri memiliki desirability/ motivasi untuk mencapai mental image yang diyakini. Selain itu untuk dapat merealisasikannya diperlukan kekuatan berfikir dan bertindak memulai dari akhir (Start from the End). Toni Buzan[1], pencipta Mind Mapping®, menyampaikan hal yang sama, dimana salah satu ciri [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=visipramudia.wordpress.com&blog=3331892&post=4&subd=visipramudia&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div><span style="font-family:trebuchet ms;"><em>Imagine</em> merupakan proses dalam menciptakan mental <em>image</em> (impian/ cita-cita/ visi) dan <em>idea</em>. <em>Imagine</em> akan memacu diri memiliki <em>desirability</em>/ motivasi untuk mencapai mental <em>image</em> yang diyakini. Selain itu untuk dapat merealisasikannya diperlukan kekuatan berfikir dan bertindak memulai dari akhir (<em>Start from the End</em>). Toni Buzan</span><a name="_ftnref1" href="http://www2.blogger.com/post-create.g?blogID=2216937468004329148#_ftn1"><span style="font-family:trebuchet ms;">[1]</span></a><span style="font-family:trebuchet ms;">, pencipta <em>Mind Mapping</em>®, menyampaikan hal yang sama, dimana salah satu ciri dari <em>Sales Genius</em> adalah memiliki sebuah visi penjualan puncak. Ia percaya bahwa merencanakan impian dan cita-cita, menuliskannya dengan terperinci bagaimana akan mencapainya dan membayangkannya adalah hal-hal penting bagi sebuah keberhasilan. Tanpa visi penjualan puncak, otak tidak akan memiliki sesuatu yang akan dibidik, padahal otak merupakan sebuah mekanisme pengendali keberhasilan dan akan terus berusaha meraih pencapaian apa pun yang telah ditetapkan.</span></p>
<p><span style="font-family:trebuchet ms;">Kekuatan imajinasi dimiliki oleh orang-orang yang berhasil&#8230; Impian/ cita-cita/ visi menentukan arah, pikiran dan kehendak manusia. Impian/ cita-cita/ visi pribadi sebaiknya dinyatakan secara tertulis dan secara periodik dilihat untuk di<em>review</em>&#8230; </span></div>
<p><em>&#8220;We are what we are thinking&#8221; , </em>kita akan menjadi apa yang kita pikirkan, imajinasikan atau cita-citakan. Seorang yang berpikir besar, maka akan dapat menjadi besar. Seorang yang berpikir sempit maka akan sulit sekali menjadi orang besar. Seorang yang berpikir positif, maka akan menjadi orang yang berguna/ positif bagi masyarakat. Sebaliknya, orang yang selalu berpikir negatif, akan dapat menemukan hal-hal yang negatif selalu dalam hidupnya. Mari kita gunakan pikiran kita untuk selalu berpikir besar, dan positif&#8230; Imajinasikan dan visualisasikan atau tuliskan&#8230; ya.. salah satu caranya melalui blog.</p>
<p>Blog ini saya gunakan untuk menuliskan hal-hal positif yang semoga dapat berguna&#8230; minimal untuk kenangan saya sendiri dalam menjalani kehidupan.</p>
<p><a name="_ftn1" href="http://www2.blogger.com/post-create.g?blogID=2216937468004329148#_ftnref1"><span style="font-family:trebuchet ms;">[1]</span></a><span style="font-family:trebuchet ms;"> Toni Buzan dan Richard Israel menulis buku “<em>Sales Genius: A Master Class in Successful Selling</em>”.</span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/visipramudia.wordpress.com/4/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/visipramudia.wordpress.com/4/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/visipramudia.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/visipramudia.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/visipramudia.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/visipramudia.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/visipramudia.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/visipramudia.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/visipramudia.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/visipramudia.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/visipramudia.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/visipramudia.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=visipramudia.wordpress.com&blog=3331892&post=4&subd=visipramudia&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://visipramudia.wordpress.com/2008/04/08/imagine/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/42306330956ed23d0942a80362d4ac23?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Dadan</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>