Visi Pramudia

Kuthbah Terakhir Nabi Muhammad SAW

Posted on: April 28, 2008

Pada hari kesembilan Zulhijjah, Nabi Muhammad SAW berada di Mina. Setelah selesai shalat subuh, dengan menunggang untanya al-Qashwa’, beliau menuju ke gunung Arafat. Arus manusia dari belakang mengikutinya. Ribuan kaum Muslimin saling mengucapkan talbiah dan bertakbir. Nabi mendengarkan dan membiarkan mereka. Sampai matahari tergelincir, di desa Namira, manusia dipanggilnya, sambil beliau masih di atas unta, dengan suara lantang (tapi sungguhpun begitu masih diulang oleh Rabi’a bin Umayya bin Khalaf). Setelah mengucapkan syukur dan puji kepada Allah, dengan berhenti pada setiap kalimat beliau berkata:

“Wahai manusia! Perhatikanlah kata-kataku ini! Aku tidak tahu, kalau-kalau sesudah tahun ini, dalam keadaan seperti ini, tidak lagi aku akan bertemu dengan kamu sekalian.
“Wahai manusia! Bahwasanya darah kamu dan harta-benda kamu sekalian adalah suci buat kamu, seperti hari ini dan bulan ini yang suci – sampai datang masanya kamu sekalian menghadap Tuhan. Dan pasti kamu akan menghadap Tuhan; pada waktu itu kamu dimintai pertanggungjawaban atas segala perbuatanmu. Ya, aku sudah menyampaikan ini!
“Barangsiapa telah diserahi amanat, tunaikanlah amanat itu kepada yang berhak menerimanya.
“Bahwa semua riba sudah tidak berlaku. Tetapi kamu berhak menerima kembali modalmu. Janganlah kamu berbuat aniaya terhadap orang lain, dan jangan pula kamu teraniaya. Allah telah menentukan bahwa tidak boleh lagi ada riba dan bahwa riba ‘Abbas b. Abd’l-Muttalib semua sudah tidak berlaku.
“Bahwa semua tuntutan darah selama masa jahiliah tidak berlaku lagi, dan bahwa tuntutan darah pertama yang kuhapuskan ialah darah ibn Rabi’a bin’l-Harith b. ‘Abd’l-Muttalib!
“Kemudian daripada itu wahai manusia! Hari ini nafsu setan yang minta disembah di negeri ini sudah putus buat selama-lamanya. Tetapi, kalau kamu turutkan dia walaupun dalam hal yang kamu anggap kecil, yang berarti merendahkan segala amal perbuatanmu, niscaya akan senanglah dia. Oleh karena itu, peliharalah agamamu ini baik-baik.
“Wahai manusia! Menunda-nunda berlakunya larangan bulan suci berarti memperbesar kekufuran. Dengan itu orang-orang kafir itu tersesat. Pada satu tahun mereka langgar dan pada tahun lain mereka sucikan, mereka menghalalkan apa yang sudah diharamkan Allah dan mengharamkan mana yang sudah dihalalkan.
”Zaman itu berputar sejak Allah menciptakan langit dan bumi ini. Jumlah bilangan bulan menurut Tuhan ada dua belas bulan, empat bulan di antaranya ialah bulan suci, tiga bulan berturut-turut dan bulan Rajab itu antara bulan Jumadil akhir dan Sya’ban.
”Kemudian daripada itu, wahai manusia! Sebagaimana kamu mempunyai hak atas istri kamu, juga istrimu sama mempunyai hak atas kamu. Hak kamu atas mereka ialah untuk tidak mengijinkan orang yang tidak kamu sukai menginjakkan kaki ke atas lantaimu, dan jangan sampai mereka secara jelas membawa perbuatan keji. Kalau sampai mereka melakukan semua itu, Tuhan mengijinkan kamu berpisah tempat tidur dengan mereka dan boleh memukul mereka dengan suatu pululan yang tidak sampai mengganggu. Bila mereka sudah tidak lagi melakukan itu, maka kewajiban kamulah memberi nafkah dan pakaian kepada mereka dengan sopan-santun. Berlaku baiklah terhadap istri kamu, mereka itu kawan-kawan yang membantumu, mereka tidak memiliki sesuatu untuk diri mereka. Kamu mengambil mereka sebagai amanat Tuhan, dan kehormatan mereka dihalalkan buat kamu dengan nama Tuhan.
“Perhatikanlah kata-kataku ini, wahai manusia. Aku sudah menyampaikan ini. Ada masalah yang sudah jelas kutinggalkan di tangan kamu, yang jika kamu pegang teguh, kamu takkan sesat selama-lamanya: Kitabullah dan Sunnah Rasulullah.
“Wahai manusia sekalian! Dengarkan kata-kataku ini dan perhatikan! Kamu akan mengerti, bahwa setiap Muslim adalah saudara Muslim yang lain, dan kaum Muslimin semua bersaudara. Tetapi seseorang tidak dibenarkan (mengambil sesuatu) dari saudaranya, kecuali jika dengan senang hati diberikan kepadanya. Janganlah kamu menganiaya diri sendiri.
“Ya Allah! Sudahkah kusampaikan?”
Maka serentak dari segenap penjuru orang menjawab: “Ya!”
Lalu katanya:
”Ya Allah, saksikanlah ini!”

Selesai Nabi mengucapkan pidato, beliau turun dari al-Qahwa’. Beliau masih di tempat itu juga sampai pada waktu sembahyang lohor dan ashar. Kemudian menaiki kembali untanya menuju Shakarat. Pada waktu itulah, Nabi Muhammad SAW membacakan firman Tuhan ini kepada mereka:
“Hari inilah Kusempurnakan agamamu ini dan kamu sekalian, dengan Kucukupkan nikmat-Ku kepada kamu, dan yang Kusukai Islam inilah menjadi agama kamu.” (Q.S. 5:3)

Abu Bakr ketika mendengar ayat itu dibaca ia menangis. Ia merasa bahwa risalah Nabi sudah selesai dan sudah dekat pula saatnya Nabi hendak menghadap Tuhan…

(dikutip dari “Sejarah Hidup Muhammad” karangan Muhammad Husain Haekal, diterjemahkan oleh Ali Audah, cetakan ke 27)

Disinilah Nabi menyampaikan Kuthbah terakhir, yang sekarang didirikan Mesjid Namira

6 Tanggapan to "Kuthbah Terakhir Nabi Muhammad SAW"

semoga sholawat dan salam selalu menyertai sayyidina rosul muhammad sallawlahu alaihi wassalam

allahuma solli ala sayyidina muhammad wa’ala ali sayyidina muhamad……………….

rindu kami padamu ya RASUL,,,

Salam dan Shalawat kepada nabi Muhammad saw dan
semoga Allah juga senantias memberikan rakhmatNya kepada umatnya yang selalu dicintainya, terutama kepada p Aziz dan P Edi… … .. terima kasih atas kunjungan dan komentarnya…

semoga aku tertmasuk didalam golongannya(muhammad)

alhamdulillah, mas dadan nge-post pidato ini. sangat membantu buat “belajar” hehehe… semoga bertambah pahalanya. amin.

Ass.wr.wb.

Ikkhwan muslim semua……
Ini adadalah kata-kata nasihat dan perpisahan yang paling indah didunia, tiada tandingannya dan bandingannya……

Dari manusia termulia didunia dari masa Adam As. sampai ke akhir zaman……..

Dari manusia paling sukses fii dunia wal akhirat…….

Yang tanpa Allah Swt. menurunkannya, tentunya kita pasti masih dalam keadaan jahiliyah…….dan sesat………

Yang tanpa Allah Swt. mengutusnya, tentunya kita tidak akan bisa hidup dizaman teknologi canggih, nyaman, indah, dsb.
….bukankah Ilmu pengetahuan dan teknologi sekarang ini adalah dipelopori oleh Umat Islam secara mutlak, sedangkan orang-orang Eropa tinggal merebut serta mengembangkannya saja……namun pada kenyataannya mereka kafir kepada ajaran Muhammad Saw. dengan menuduhnya yang tidak-tidak, menghina, mengecap dan memfitnah kita umatnya sebagai orang bodoh, kejam, teroris, dll. (lihatllah beberapa situs buatan mereka !)

Padahal kenyataannya merekalah, orang-orang Eropa Kafir yang telah merusak dunia dengan bersembunyi dibalik teknologi modern dan canggih, keindahan kota-kotanya, kemajuan ekonominya……..dari hasil tipuan dan rampasan !!

Ikhwan semua harus tahu bahwa merekalah terroris sejati yang Allah Swt menyebutnya dengan Dajjal atau Ya`juj wa Ma`juj !!!

Mereka melakukan terrorisme global yang kita kenal dengan Imperialisme sejak tahun 1415 dengan dipelopori oleh Portugal, Spanyol, Britania (Inggris), Perancis, Belanda, dll……..

Berapa ratus juta manusia dihina, disingkirkan dan dibantai oleh mereka sejak abad 15 hingga 20 Masehi………atas nama 3 G atau Gold, Glory and Gospel !!!

Bangsa Indonesia dan bangsa-bangsa Islam lainnya bersyukur bahwa kita bisa merdeka, namun Benua Amerika mulai dari Kanada di utara (termasuk Amerika Serikat yang paling maju dan sombong, walaupun tanahnya pada dasarnya rampasan alias illegal !) hingga Chille-Argentina di selatan ditambah Australia dan Selandia Baru mungkin tidak akan pernah merdeka sampai kiamat !! dengan membantai ratusan juta penduduk aslinya (Indian, Maya, Aztec, Inca, Aborigin, Maori, dll.) dengan tanpa adanya pembelaan dan amat sangat melanggar Hak Azasi Manusia yang selama ini mereka jadikan syarat utama bantuan ekonomi, dll !!

Hampir 99% tanah didunia ini pernah mereka jajah, kecuali Tanah Suci Makkah dan Madinah (Subhanallah…….perhatikan bagaimana Allah Swt. melindunginya diantaranya dengan
meletakkannya ditanah yang tandus sehingga mereka tidak mau meliriknya……belakangan barulah muncul emas hitam alias minyak yang membuat mereka berusaha menguasai kawasan Timur tengah ini……….)

Mari kita merenung……dan bekerja keras untuk mengakhiri zaman kezhaliman ini dan mengembalikan manusia ke satu-satunya jalan yang lurus,… tiada lain dengan berdasarkan ISLAM sebagai suatu agama dan way of life…….yang telah Allah Swt. tetapkan sejak manusia pertama Adam As. !!

[ Logika : kebenaran pasti hanya satu….jika ada 10 Agama didunia ini , pasti yang asli satu, yang diridhoi Allah Swt. yang menggenggam nyawa makhluknya…dan lainnya pasti palsu !! ]

Kebenaran (Al Haqq = the Truth) hanya satu, tiada duanya yaitu hanya ISLAM yang Allah Swt ridhoi……

Wassalam,

Dwiyanto P.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

I'm the one with my own vision. Vision to give my wisdom on surrounding society. Especially my lovely wife and 2 kids, my parents and all my family, my all friends at my workplace, home and anywhere you are, ...

Kategori

Indonesians’ Beautiful Sharing Network
Add to Technorati Favorites

Blog Stats

  • 267,299 hits
%d blogger menyukai ini: