Visi Pramudia

“First Punch” Abu Bakr As-Siddiq

Posted on: Mei 7, 2008

Pidato yang merupakan pernyataan pertama Abu Bakr As-Siddiq ketika memangku jabatan sebagai Khalifah:

Setelah mengucapkan puji syukur kepada Allah, Abu Bakr radiallahu ‘anhu berkata:”Kemudian, Saudara-saudara. Saya sudah terpilih untuk memimpin kamu sekalian, dan saya bukanlah orang yang terbaik di antara kamu sekalian. Kalau saya berlaku baik, bantulah saya. Kebenaran adalah suatu kepercayaan, dan dusta adalah pengkhianatan. Orang yang lemah di kalangan kamu adalah kuat di mata saya, sesudah haknya saya berikan kepadanya – insya Allah, dan orang yang kuat buat saya adalah lemah sesudah haknya nanti saya ambil – insya Allah. Apabila ada golongan yang meninggalkan perjuangan di jalan Allah, maka Allah akan menimpakan kehinaan kepada mereka. Apabila kejahatan itu sudah meluas pada suatu golongan, maka Allah akan menyebarkan bencana kepada mereka. Taatilah saya selama saya taat kepada (perintah) Allah dan Rasul-Nya. Tetapi apabila saya melanggar (perintah) Allah dan Rasulullah maka gugurlah kesetiaanmu kepada saya. Laksanakanlah shalat kamu, Allah akan merahmati kamu sekalian.”

(Sumber: Muhammad Husain Haekal, “Abu Bakr As-Siddiq: Sebuah Biografi dan Studi Analisis tentang Permulaan Sejarah Islam Sepeninggalan Nabi”, Litera AntarNusa, Cetakan ketujuh, Januari 2007)

3 Tanggapan to "“First Punch” Abu Bakr As-Siddiq"

salam. didalam konteks khalifah, apa yang dimaksudkan orang yang lemah adalah kuat dimata khalifah sesudah haknya diberikan dan orang yang kuat adalah lemah sesudah haknya akan diambil.harap tuan dan rakan dapat perjelaskan.

Pengertian dari “Orang yang lemah di kalangan kamu adalah kuat di mata saya, sesudah haknya saya berikan kepadanya” dan “orang yang kuat buat saya adalah lemah sesudah haknya nanti saya ambil” adalah berkaitan dengan pembayaran zakat. Khalifah akan membela orang yang lemah sebagai kaum duafa yang patut untuk mendapatkan zakat. Jadi orang yang lemah/ miskin akan selalu diperhatikan dan kuat kedudukannya di mata khalifah untuk mendapatkan hak zakat. Sedangkan bagi orang kuat/ kaya, khalifah akan mengambil sebagian hartanya sebagai zakat, sehingga kedudukan orang kuat adalah lemah dalam hal mempertahankan hartanya tersebut.

Hal ini penting pada saat itu, karena Abu Bakr As Siddiq sebagai pengganti pertama Rasulullah menghadapi masa transisi yang luar biasa, dimana banyak kaum yang mulai murtad dan melalaikan zakat, sejak Nabi Muhammad wafat. Di jaman khalifah Abu Bakr ini lah, kaum muslimin memerangi para kaum yang melalaikan zakat.

Terima kasih tuan Abdul Razak atas kunjungannya… Best Regards.

Ass.wr.wb.

Saya sangat senang atas artikel ini, karena dapat memberikan contoh bagaimana seharusnya seorang pemimpin Ideal………

Saya hanya usul, kalau bisa juga ditampilkan pidato salah satu pemimpin Ideal yang menjadi salah satu Idola saya, yaitu :
Khalifah ‘Umar bin ‘Abdul ‘Aziz Al Faruq II (717-720 M) atau (99-101 H), karena beliau berhasil menegakkan Khilafah yang lurus (Khulafaurrasyidin) setelah negara dipimpin oleh para Khalifah yang zhalim dari Bani Umawiyyah.
Beberapa kehebatan lainnya adalah :
– Beliau memerintah wilayah yang sangat luas, dari Andalus (Spanyol-Portugal sek.), Perancis selatan, Marokko di barat sampai dengan India barat (Sind, Punjab), China barat (Sinjiang) di timur secara adil dan bijaksana……
– Beliau berhasil mewujudkan “Baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur dalam tempo hanya dua setengah tahun saja !!
– Beliau pula yang berjasa memerintahkan pengumpulan Hadits Rasulullah !!

Sekian dulu, Wassalam….

Dwiyanto P.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

I'm the one with my own vision. Vision to give my wisdom on surrounding society. Especially my lovely wife and 2 kids, my parents and all my family, my all friends at my workplace, home and anywhere you are, ...

Kategori

Indonesians’ Beautiful Sharing Network
Add to Technorati Favorites

Blog Stats

  • 267,299 hits
%d blogger menyukai ini: