Visi Pramudia

Merawat Sansevieria: Penyiraman

Posted on: Mei 29, 2008

Sansevieria yang indah, tentu menjadi dambaan bagi semua kolektor. Sansevieria merupakan jenis tanaman yang cukup ‘bandel’ terhadap segala kondisi, sehingga bisa ditempatkan di tempat yang panas, dalam ruangan, maupun di tempat yang ber-AC. Namun tetap saja sansevieria memerlukan perawatan untuk memperoleh unsur hara yang diperlukan. Salah satunya adalah dengan memberikan penyiraman yang benar dan teratur.

Berikut ini adalah teknik penyiraman sansevieria agar dapat keindahan sansevieria dapat dicapai. Tulisan tersebut saya peroleh dari milis sansevieria, dan sumber utamanya adalah dari buku “Pesona Sansevieria” karangan Ir. Sentot Pramono. Semoga Berguna.

Untuk mendapatkan sansevieria yang indah dan memukau, tentu tidak terlepas dari teknik perawatan yang tepat. Sifatnya yang bandel dan tahan terhadap kondisi tumbuh seperti apa pun, membuat sansevieria sangat mudah dirawat. Namun tetap saja, kita harus sungguh-sungguh dalam melakukan perawatan tersebut.

Salah satu faktor yang perlu diketahui dalam perawatan sansevieria ini adalah penyiraman.
Penyiraman merupakan upaya untuk memenuhi kebutuhan air tanaman dan mengganti kehilangan air dari media. Besarnya kebutuhan air sangat dipengaruhi oleh jenis sansevieria, fase pertumbuhan tanaman, suhu lingkungan, kondisi pencahayaan, dan kondisi lingkungan (indoor atau outdoor).

Berikut ini adalah prinsip dasar penyiraman sansivieria yang bisa Anda terapkan.

  • Jenis sansevieria yang berdaun lebar dan tipis, seperti S. trifasciata, membutuhkan air lebih banyak dibandingkan dengan jenis yang mempunyai daun tebal dan sempit seperti S. cylindrica.
  • Pada lingkungan dengan suhu tinggi, kelembapan udara rendah, dan sinar matahari melimpah, kebutuhan air lebih tinggi. Sebaliknya, pada suhu rendah, minim cahaya matahari, dan kelembapan udara tinggi akan menurunkan tingkat kebutuhan air.
  • Jenis wadah memengaruhi jumlah air yang dibutuhkan. Pot yang terbuat dari tanah liat akan meloloskan uap air dari permukaannya, sehingga air dalam media tanam akan segera habis.
  • Gejala kelebihan air sama dengan gejala kekurangan air, di antaranya tanaman layu, warna tepi daun menjadi kecokelatan, daun baru tumbuh kerdil, dan pertumbuhan terhambat.
  • Kelebihan air dapat mendorong oksigen keluar dari media tanam tanaman. Tenaman akan mudah terserang oleh berbagai penyakit, baik yang disebabkan oleh jamur maupun bakteri.

————————————————————

Untuk lihat koleksi sansevieria, klik disini: Halaman Sansevieria

————————————————————

10 Tanggapan to "Merawat Sansevieria: Penyiraman"

hmmm manja juga ini tanaman ya, ga mau kelebihan air dan ga mau kekurangan..hmmmm

Sebetulnya, sifat dasar semua tanaman bukan cuma sansevieria saja, jika kelebihan air, maka dapat busuk, namun jika kurang air akan kekeringan…

Penyiraman yang baik tentu untuk dimaksudkan agar diperoleh keindahan sanse dangan maksimal…

jadi seneng punya banyak rekan yg gemar dengan sansevieria, saya dirumah ada 2 pot jenis S. cylindrica, yg satu udah berdaun 2, tinggi sekitar 80cm dan 50 cm, dan satunya masih 20cm, sayangnya, yg tingginya 80 cm agak kisut ato keriput walo tidak begitu kelihatan jika dilihat kasat mata, tapi jika dipegang akan terasa keriputnya, treatment yg semetara saya lakukan adalah dengan menyemprot bagian yg keriput dengan sedikit air tapi kok ya tetep saja ndak ada peningkatan😀 om dadan ada saran untuk memulihkan keriput nya ?? mohon saran yah om .. salam kenal dari jogja ..parengg

Hi Iwan.

Saya juga turut senang dengan semakin banyaknya pecinta sansevieria. Kalo sansevieria agak kisut atau keriput sebetulnya penyebabnya biasanya karena kekurangan unsur hara. Nah sebaiknya sanse tersebut diganti media keseluruhan dengan media yang baru dan diberi pupuk sebagai asupan unsur haranya… itu sih yang biasa saya lakukan… please jangan telah menanganinya, sebelum sansenya keburu lemah…

Best Regards
Dadan

kira2..penyiraman yang baik dilakukan berapa hari sekali ya?
Kebetulan saya tinggal di wilayah yang memiliki kelembapan tinggi,sinar matahari kurang,dan bersuhu rendah.

thanks before..

mas, saya ditawari teman sanseviera hanni gold, fostkaliana (?) dan baliyi twister. cuma waktu saya cari gambarnya kok beda. mungkin anda punya referensi atau fotonya?
terimakasih

Izin meng-copy lagi ya. Terima kasih.

He..he ..pupuk nya pakai apa nih…
kalo saya pake t.kambing & NPK ..

waduh aku agak susah ngerawat tanaman ini..
klo rawatnya druangan ber-ac gimana yach?
ribet banget rawat tanaman ini…
hmmmmm

menurut pengalaman saya, jenis tanaman ini bisa disiram setiap hari… malah makin subur.. asal kandungan makanan (nutrisinya) dipenuhi…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

I'm the one with my own vision. Vision to give my wisdom on surrounding society. Especially my lovely wife and 2 kids, my parents and all my family, my all friends at my workplace, home and anywhere you are, ...

Kategori

Indonesians’ Beautiful Sharing Network
Add to Technorati Favorites

Blog Stats

  • 267,299 hits
%d blogger menyukai ini: