Visi Pramudia

Taman Safari Indonesia tidak hanya tempat reservasi binatang liar. Di tempat tersebut terdapat sarana rekreasi bagi keluarga, baik berupa permainan anak, jalan-jalan menunggang gajah/ unta, animal shows, ataupun tempat penampungan hewan-hewan buas seperti komodo, buaya dan bahwa yang terbaru terdapat tempat penampungan bagi pinguin..

Kalo buat keluarga, tentunya Taman Safari merupakan tempat rekreasi yang cukup lengkap disamping guna mengenalkan pengetahuan mengenai hewan kepada anak-anak.

Berikut ini foto-foto kenangan kami di tempat rekreasi:

Kami sekeluarga berfoto di depan kumpulan gajah

Key dan Mama menunggang Gajah

Key bermain kuda-kudaan di Taman Safari

Key bermain permainan seperti Niagara di Dufan…

Jesse berpose di depan kumpulan bangau

——————–

Posting sebelumnya:

Wisata Taman Safari Indonesia, bagian 1

Taman Safari Indonesia, bagian 2

Taman Safari Indonesia, bagian 3

——————–

Di sini saya menampilkan foto-foto hewan di Taman Safari Indonesia, yang merupakan lanjutan dari posting saya sebelumnya: Wisata Taman Safari Indonesia, bagian 1 dan Taman Safari Indonesia, bagian 2

Bagian 3:

Harimau putih… duduk dengan penuh percaya diri…

Singa… sang raja hutan

Unta… binatang yang kuat di padang pasir.

Zebra… sejenis kuda belang yang bersahabat.

——————–

Lihat Bagian 4nya:Taman Safari Indonesia, bagian 4

——————–

Di sini saya menampilkan foto-foto hewan di Taman Safari Indonesia, yang merupakan lanjutan dari posting saya sebelumnya: Wisata Taman Safari Indonesia, bagian 1

Bagian 2:

Gajah-gajah di Taman Safari yang bergerak bebas… Tampak Key yang antusias dari spion mobil.

Harimau… gagah banget ya…

Jerapah… binatang yang nyantai banget… kayaknya gak akan bergerak kalo gak penting-penting banget…

Kuda Nil, senengnya mandi di lumpur…

——————–

Lihat Bagian 3nya: Taman Safari Indonesia, bagian 3

Lihat Bagian 4nya: Rekreasi Taman Safari Indonesia, bagian 4

——————–

Taman Safari Indonesia selalu memberikan daya tarik wisata yang menakjubkan di kawasan Cisarua- Bogor. Taman Safari Indonesia, merupakan tujuan wisata ketika musim liburan tiba, baik bagi wisatawan domestik, malahan sekarang saya perhatikan pamornya sudah sampai kepada wisatawan asing. Turis-turis asing mulai banyak berdatangan untuk melihak spektakulernya aneka ragam binatang di Taman Safari. Taman safari merupakan pusat reservasi  binatang liar, dengan memadukan dengan pariwisata. Kita dapat memasuki wilayah reservasi menggunakan mobil pribadi ataupun sarana bis yang disediakan, mengelilingi tempat-tempat binatang yang bebas berkeliaran.

Setiap kami sekeluarga pergi ke sana, anak-anakku selalu tertarik memperhatikan binatang-binatang liar (wild animal) yang bergerak bebas diantara antrian mobil-mobil. Kami juga sibuk memberikan makanan bagi para hewan yang kita temukan. Biasanya para hewan tersebut diberikan wortel sebagai makanan. Jadi kalau ke sana jangan lupa persiapkan wortel dari rumah, atau banyak bisa kita beli di pinggir jalan sebelum memasuki kawasan taman safari.

Ini dia foto hewan-hewan di taman safari yang sempat kami abadikan:

Bagian 1:

Anthropoides, sejenis unggas…

Antilope, binatang ini sangat bersahabat… dengan menjulur-julurkan kepalanya ke dalam kabin mobil demi mendapatkan sebatang wortel…

Badak bercula dua…

Burung Hantu… nampak tidur di siang hari..

——————–

Lihat Foto-foto Bagian 2nya: Taman Safari Indonesia, bagian 2

Jump ke bagian 3: Taman Safari Indonesia, bagian 3

Jump ke bagian 4: Rekreasi Taman Safari Indonesia, bagian 4

——————–

Lembang adalah kota kecil di Utara kota Bandung, merupakan salah satu tujuan wisata pegunungan yang tetap menampilkan pesonanya tersendiri. Tak heran jika setiap hari sabtu, minggu ataupun hari lubur lainnya, jalan menuju Lembang dari Bandung selalu padat, bahkan seringkali macet. Pasar Lembang, menjadi central transit, baik untuk makan siang, membeli oleh-oleh atau sekedar memakan ketan bakar. Tak jauh dari situ, terdapat tempat untuk meminum susu murni. Lebih jauh lagi ke arah Subang, maka akan terlihat hamparan kebun teh sebagai wisata keluarga… tea walk, misalnya.

Namun ada hal yang baru di Lembang, dimana kita dan keluarga dapat bermain outdoor game. Tepat di persimpangan jalan raya Lembang dan jalan Cisarua, terdapat sebuah restoran (aduh… namanya lupa, ada yang tau?) yang di belakangnya terdapat kebun Strawberry yang dilengkapi sarana permainan: track offroad bermain ATV (untuk anak-anak), rumah pohon untuk bermain flying fox, dan berkuda mengelilingi kebun strawberry.

Sebetulnya tujuan saya ke Lembang karena adanya pertemuan keluarga besar yang tergabung dalam Paguyuban 8. Setelah pertemuan keluarga itu selesai, maka kami sekeluarga menyempatkan berkunjung ke kebun strawberry tersebut. Wah… anak-anak kami, key dan jesse, sangat senang sekali. Selain cuacanya yang mendukung, sejuk dan cerah, permainan-permainan yang disediakan merupakan hal yang baru bagi anak-anak kami.

Yang paling menarik adalah bermain flying fox dengan Key. Awalnya, key memang sangat tertarik dengan rumah pohon. Maka ketika melihat rumah pohon sebagai starting point peluncuran flying fox, dengan semangat key menaiki tangga menuju rumah pohon. Wah… Key hebat, gak takut ketinggian…

Nah, dari rumah pohon itu, key tertarik untuk meluncur ke bawah menggunakan ‘flying fox’… maka meluncurlah key tandem denganku… Asyik lho…

Ini dia foto-foto kenangan kami:

Tangga menuju rumah pohon, tempat peluncuran ‘flying fox’

Bermain ATV bersama Key…

Jesse menunggang kuda bersama mama…

Key berperan sebagai fire fighter, di atas kuda

Telkom Group mendukung sepenuhnya kelangsungan kegiatan INAICTA 2008 pada tanggal 7-8 Agustus 2008 di Jakarta Convention Center (JCC) dan berharap ajang tersebut merupakan awal dari kebangkitan industri teknologi informasi dan komunikasi (ICT) dalam negeri, sesuai dengan tema INAICTA 2008: Kebangkitan Nasional melalui Kreativitas Digital. 
Kebangkitan Nasional melalui Kreatifitas Digital tidak lepas dari berbagai pihak, mulai dari Pemerintah selaku regulator, Industri kreatif maupun Akademisi (Sekolah dan Perguruan Tinggi) yang menciptakan asset masa depan bangsa. 

Oleh karena itu, TELKOM berperan aktif mendukung dan mewadahi tumbuhnya kreativitas digital melalui “Inisiatif INDIGO” sebagai inkubator industri kreatif di Tanah Air. Khusus untuk kalangan Akademisi, TELKOM telah mengenalkan ICT di kalangan Sekolah melalui Internet Goes to School dan penyediaan infrastriktur SchoolNet, dan berupaya meningkatkan pendayagunaan ICT di kalangan Perguruan Tinggi melalui program TELKOM Smart Campus termasuk penyediaan infrastruktur JARDIKNAS yang merupakan jaringan terbesar di Indonesia.

Program TELKOM Smart Campus diluncurkan sebagai wujud kepedulian TELKOM untuk turut membangun bangsa Indonesia melalui pengenalan ICT di kalangan Perguruan Tinggi yang merupakan asset masa depan bangsa. Smart Campus menciptakan Smart People untuk menjadi Smart Society, sehingga terwujud Smart Nation.

Pada INAICTA 2008 ini, TELKOM mempersembahkan TELKOM Smart Campus Award (TeSCA) sebagai salah satu kategori dimaksudkan sebagai ajang benchmarking di antara kampus-kampus di tanah air yang akan menjadikan center of excellence.

TELKOM juga berperan dalam penggalangan peserta TeSCA, yang kemudian diikuti oleh 68 Perguruan Tinggi. Setelah dilakukan Desk Assessment oleh Dewan Juri, maka terpilih 15 Perguruan Tinggi sebagai nominator TeSCA. Dewan Juri melakukan On-site Assessment terhadap 15 Nominator, dan telah dikukuhkan pemenang TeSCA berdasarkan kategori sebagai berikut:

Best Of the Best:
Winner: Universitas Bina Nusantara
Merit: Universitas Indonesia

Best Access & Connectivity:
Winner: Universitas Bina Nusantara
Merit: Universitas Indonesia

Best Content & Application:
Winner: Universitas Indonesia
Merit: Universitas Bina Nusantara

Special Mention:
Universitas Komputer Indonesia

Selamat ya kepada para pemenang…

Dirut TELKOM Rinaldi Firmansyah bersama dengan pemenang TeSCA 2008 didampingi oleh MENKOMINFO Mohammad Nuh.

Kegiatan penanaman cacahan daun Sansevieria Gold Flame yang dilakukan empat bulan yang lalu, akhirnya mulai menampakan hasil. Anakan dari cacahan daun Sansevieria Gold Flame muncul. Warna Daunnya Hijau bercorak lurik warna silver. Warna kuning pada Gold Flame hilang… jadi namanya bukan gold flame lagi dong… green flame kali… hehe… ngarang aja..

Ok, walaupun mungkin keindahannya berkurang jika dibandingkan dengan Sansevieria Gold Flame original, namun hatiku puas melihat munculnya anakan dari cacahan daun gold flame, dengan sehat dan berseri. Kemudian saya keluarkan mereka dari pot rame-rame, kuberi mereka masing-masing sebuah pot, agar pertumbuhannya bisa lebih cepat.

Ini dia foto anakan cacahan sansevieria gold flame, baik yang di dalam pot, maupun maupun dalam keadaan telanjang… bisa kelihatan tuh akar-akarnya…

Anakan Cacahan Sansevieria Gold Flame dalam pot

Anakan Cacahan Sansevieria Gold Flame dalam keadaan ‘telanjang’

———————————————————————————–

Untuk lihat koleksi sansevieria, klik disini: Halaman Sansevieria

———————————————————————————–

I'm the one with my own vision. Vision to give my wisdom on surrounding society. Especially my lovely wife and 2 kids, my parents and all my family, my all friends at my workplace, home and anywhere you are, ...

Kategori

Indonesians’ Beautiful Sharing Network
Add to Technorati Favorites

Blog Stats

  • 272,843 hits