Visi Pramudia

Posts Tagged ‘koleksi

Sansevieria Concinna memiliki ciri yang unik. Bentuk daunnya yang berbeda dengan sansevieria lainnya, membuat mudah untuk membedakan species sansevieria ini. Daunnya berbentuk seperti sendok (spoon shape). Helaian daun ditopang oleh tangkai yang bulat panjang. Habitat aslinya berasal dari Afrika Utara, Mozambik.

Ini foto-fotonya:

S. Concinna ini panjang tangkai daunnya bervariasi, ada yang panjang dan pendek…

S. Concinna ini panjang batang daunnya lebih beraturan pendek

———————————————————————————–

Untuk lihat koleksi sansevieria lainnya, klik disini: Halaman Sansevieria

———————————————————————————–

Sansevieria Trifasciata Hahnii, dicirikan oleh daunnya yang pendek dan melengkung ke belakang, sehingga digelari birdnest sansevieria alias sansevieria sarang burung. Dinamakan ‘gild edge’, karena bagian kuning dan hijau sangat kontras, mirip jenis variegata…

———————————————————————————–

Untuk lihat koleksi sansevieria lainnya, klik disini: Halaman Sansevieria

———————————————————————————–

Sansevieria Guineensis ‘Manolyn’ merupakan salah satu bentuk variegata dari Sansevieria Guineensis. Sesuai namanya, sansevieria ini berasa dari New Guinee. Di pasaran Indonesia, sanse ini disebut Sansevieria Metalica. Warna daunnya didominasi oleh warna silver, sehingga disebut metalica. Namun sebetulnya penamaan Sansevieria Metalica itu adalah salah, karena sansevieria metalica yang sebenarnya memiliki deskripsi yang berbeda…

———————————————————————————–

Untuk lihat koleksi sansevieria lainnya, klik disini: Halaman Sansevieria

———————————————————————————–

Ciri khas dari sansevieria bantel’s sensation adalah memiliki daun-daun yang tumbuh rapat dengan warna dasar putih dan corak putih kehijauan. Tepi daun ada warna hijau tegas.

———————————————————————————–

Untuk lihat koleksi sansevieria lainnya, klik disini: Halaman Sansevieria

———————————————————————————–

‘Lilian true hybrid’ memiliki warna dasar yang sama dengan ‘lilian true’, namun yang ini nampak warna yang lebih tua namun bercak horizontalnya lebih jelas. Ukuran daun lebih tinggi, lebih lebar dan lebih tebal.

Sansevieria Trifasciata ‘lilian true hybrid’ dalam berbagai pose

———————————————————————————–

Bandingkan dengan lilian true yang biasa: Sansevieria Trifasciata ‘lilian true’

Untuk lihat koleksi sansevieria, klik disini: Halaman Sansevieria

———————————————————————————–

Sansevieria Kirkii var Pulchra yang kami rawat, juga menunjukkan ‘kemampuannya’, yaitu memunculkan tunas atau anakannya… langsung 2 tunas… wah senengnya… Awalnya saya agak khawatir dengan var pulchra ini, karena tampak agak kering dan kerempeng… Mungkin karena sedang ‘berkonsentrasi’ untuk memunculkan anakan ya? Nah setelah anakannya keluar, var Pulchra menjadi kelihatan lebih sehat, daunnya menjadi lebih tebal dan besar… Alhamdulillah..

Ini saya share fotonya…

Anakan Sansevieria Kirkii var Pulchra

———————————————————————————–

Untuk lihat koleksi sansevieria, klik disini: Halaman Sansevieria

———————————————————————————–

Akhirnya, Sansevieria Fischeri atau yang dikenal sebagai Sansevieria Kuku Bima yang kami rawat, memunculkan anakan atau tunas baru. Anakan Fischeri ini tumbuh dengan cepat, hanya dalam waktu beberapa hari tumbuh menjulang ke atas. Ternyata, anakan fischeri ini pada awalnya tumbuh tegak lurus ke atas, baru mungkin nanti kalau sudah lebih besar, akan melengkung membentuk seperti kukunya bima.. 🙂

Ini fotonya:

Anakan Sansevieria Fischeri

———————————————————————————–

Untuk lihat koleksi sansevieria, klik disini: Halaman Sansevieria

———————————————————————————–

Akhirnya, sansevieria ‘midnight star’ koleksiku tumbuh anakan baru… Tidak ada yang aneh sih, cuma sebagai pemula, merupakan pengalaman baru… Pantas saja, saya bingung kenapa sanse midnight starnya kok tumbuh miring, padahal saya suka putar-putar potnya agar mendapatkan cahaya matahari yang seimbang… oh, ternyata muncul tunas/ anakan baru.. 🙂

Ini foto-fotonya:

Sanseviera Midnight Starnya tumbuh miring

Anakan Sansevieria ‘Midnight Star’

———————————————————————————–

Untuk lihat koleksi sansevieria, klik disini: Halaman Sansevieria

———————————————————————————–

Ini dia, Sansevierie Pagoda yang menjadi pemenang 1 di kontes Harapan Indah Bekasi. Foto ini saya peroleh dari Pak Pangestu Hadi dari milis sansevieria_id. Buat yang belum bergabung dengan milis, silahkan untuk dapat join, banyak pakar sansevieranya lho…

Untuk lihat koleksi sansevieria, klik disini: Halaman Sansevieria

Sansevieria yang indah, tentu menjadi dambaan bagi semua kolektor. Sansevieria merupakan jenis tanaman yang cukup ‘bandel’ terhadap segala kondisi, sehingga bisa ditempatkan di tempat yang panas, dalam ruangan, maupun di tempat yang ber-AC. Namun tetap saja sansevieria memerlukan perawatan untuk memperoleh unsur hara yang diperlukan. Salah satunya adalah dengan memberikan penyiraman yang benar dan teratur.

Berikut ini adalah teknik penyiraman sansevieria agar dapat keindahan sansevieria dapat dicapai. Tulisan tersebut saya peroleh dari milis sansevieria, dan sumber utamanya adalah dari buku “Pesona Sansevieria” karangan Ir. Sentot Pramono. Semoga Berguna.

Untuk mendapatkan sansevieria yang indah dan memukau, tentu tidak terlepas dari teknik perawatan yang tepat. Sifatnya yang bandel dan tahan terhadap kondisi tumbuh seperti apa pun, membuat sansevieria sangat mudah dirawat. Namun tetap saja, kita harus sungguh-sungguh dalam melakukan perawatan tersebut.

Salah satu faktor yang perlu diketahui dalam perawatan sansevieria ini adalah penyiraman.
Penyiraman merupakan upaya untuk memenuhi kebutuhan air tanaman dan mengganti kehilangan air dari media. Besarnya kebutuhan air sangat dipengaruhi oleh jenis sansevieria, fase pertumbuhan tanaman, suhu lingkungan, kondisi pencahayaan, dan kondisi lingkungan (indoor atau outdoor).

Berikut ini adalah prinsip dasar penyiraman sansivieria yang bisa Anda terapkan.

  • Jenis sansevieria yang berdaun lebar dan tipis, seperti S. trifasciata, membutuhkan air lebih banyak dibandingkan dengan jenis yang mempunyai daun tebal dan sempit seperti S. cylindrica.
  • Pada lingkungan dengan suhu tinggi, kelembapan udara rendah, dan sinar matahari melimpah, kebutuhan air lebih tinggi. Sebaliknya, pada suhu rendah, minim cahaya matahari, dan kelembapan udara tinggi akan menurunkan tingkat kebutuhan air.
  • Jenis wadah memengaruhi jumlah air yang dibutuhkan. Pot yang terbuat dari tanah liat akan meloloskan uap air dari permukaannya, sehingga air dalam media tanam akan segera habis.
  • Gejala kelebihan air sama dengan gejala kekurangan air, di antaranya tanaman layu, warna tepi daun menjadi kecokelatan, daun baru tumbuh kerdil, dan pertumbuhan terhambat.
  • Kelebihan air dapat mendorong oksigen keluar dari media tanam tanaman. Tenaman akan mudah terserang oleh berbagai penyakit, baik yang disebabkan oleh jamur maupun bakteri.

————————————————————

Untuk lihat koleksi sansevieria, klik disini: Halaman Sansevieria

————————————————————


I'm the one with my own vision. Vision to give my wisdom on surrounding society. Especially my lovely wife and 2 kids, my parents and all my family, my all friends at my workplace, home and anywhere you are, ...

Kategori

RSS Orido

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
Indonesians’ Beautiful Sharing Network
Add to Technorati Favorites

Blog Stats

  • 296.360 hits