Visi Pramudia

Posts Tagged ‘pengobatan

Perkembangan dan kemajuan teknologi, telah membukakan babak baru penanganan kesehatan dan pengobatan manusia. Pengobatan robotik, simulator, dan diagnosa hologram adalah merupakan masa depan pelayanan kesehatan. Bisa dibayangkan, dengan teknik simulator hologram, maka seorang dokter dapat mengambil tindakan medis bagi pasien yang berada pada lokasi yang berbeda. Maka dengan kemajuan teknologi di bidang medis tersebut, diharapkan akan muncul banyak alternatif solusi pengobatan, banyak pasien yang diobati dengan waktu yang singkat, dan sehingga tercapai tingkat kesejahteraan yang lebih baik.

Melalui posting ini, saya akan sharing presentasi yang pernah saya buat, berkaitan dengan masa depan healthcare (the future of healthcare). Semoga berguna… untuk menambah wawasan saja…

Silahkan untuk mendownload presentasi disini: Future Healthcare

—-

Presentasi dan artikel lainnya bisa dilihat disini: Halaman Download

—-

Iklan

Lensa optik yang kita kenal sekarang, dibuat berdasarkan diagram lensa penemuan Ibnu al-Haitham pada abad ke 10. Ibu al-Haitham dikenal sebagai cendekiawan terkemuka dalam beragam disiplin ilmu pengetahuan, seperti ilmu falak, matematika, geometri, pengobatan dan filsafat. Salah satu hasil karyanya dalam bidang optik yang tetap menjadi acuan hingga saat ini, tertuang dalam Kitab al-Manazir atau Buku Optik. Beliau adalah orang pertama yang menerangkan dengan tepat tentang bagian-bagian mata dan memberi penjelasan secara rinci tentang proses penglihatan.

Ibnu al-Haitham juga ilmuwan pertama yang memperkenalkan prosedur pengembangan teori atau lebih dikenal dengan metode penelitian ilmiah modern.

Beliau menulis lebih dari 200 buku dalam berbagai bidang, namun hanya 96 karya ilmiahnya yang dikenal dan sisanya hilang. Dari jumlah ini, sebagian besar menerangkan tentang matematika, 23 buku tentang astronomi, 14 buku tentang optik dan beberapa buku dalam bidang lainnya.

Nama lengkap beliau Abu ‘Ali al-Hasan Ibnu al-Hasan Ibnu al-Haitham atau dikenal di dunia barat sebagai Alhazen atau Alhacen. Basrah adalah tanah kelahirannya, namun kecintaannya pada ilmu pengetahuan membawanya hijrah ke Mesir. Beliau mengungkapkan : “Saya semakin yakin bahwa tidak ada cara lain untuk mendapatkan hidayah dan mendekatkan diri pada Tuhan, kecuali dengan menuntut ilmu dan mencari kebenaran.”

Katakanlah: “Apakah sama orang yang buta dengan orang yang melihat”. Maka apakah kamu tidak memikirkannya? (QS Al An’am: 50)

Kamera Obscura (dalam bahasa Latin berarti kamar gelap), pengembangan hasil penemuan Ibnu Al Haitham yang didasarkan atas prinsip menangkap pantulan cahaya dari sebuah benda.

(Sumber: Kalender Takaful 1429 H)


I'm the one with my own vision. Vision to give my wisdom on surrounding society. Especially my lovely wife and 2 kids, my parents and all my family, my all friends at my workplace, home and anywhere you are, ...

Kategori

RSS Orido

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
Indonesians’ Beautiful Sharing Network
Add to Technorati Favorites

Blog Stats

  • 289.302 hits
Iklan