Visi Pramudia

Posts Tagged ‘sansevieria

Sansevieria Concinna memiliki ciri yang unik. Bentuk daunnya yang berbeda dengan sansevieria lainnya, membuat mudah untuk membedakan species sansevieria ini. Daunnya berbentuk seperti sendok (spoon shape). Helaian daun ditopang oleh tangkai yang bulat panjang. Habitat aslinya berasal dari Afrika Utara, Mozambik.

Ini foto-fotonya:

S. Concinna ini panjang tangkai daunnya bervariasi, ada yang panjang dan pendek…

S. Concinna ini panjang batang daunnya lebih beraturan pendek

———————————————————————————–

Untuk lihat koleksi sansevieria lainnya, klik disini: Halaman Sansevieria

———————————————————————————–

Kegiatan penanaman cacahan daun Sansevieria Gold Flame yang dilakukan empat bulan yang lalu, akhirnya mulai menampakan hasil. Anakan dari cacahan daun Sansevieria Gold Flame muncul. Warna Daunnya Hijau bercorak lurik warna silver. Warna kuning pada Gold Flame hilang… jadi namanya bukan gold flame lagi dong… green flame kali… hehe… ngarang aja..

Ok, walaupun mungkin keindahannya berkurang jika dibandingkan dengan Sansevieria Gold Flame original, namun hatiku puas melihat munculnya anakan dari cacahan daun gold flame, dengan sehat dan berseri. Kemudian saya keluarkan mereka dari pot rame-rame, kuberi mereka masing-masing sebuah pot, agar pertumbuhannya bisa lebih cepat.

Ini dia foto anakan cacahan sansevieria gold flame, baik yang di dalam pot, maupun maupun dalam keadaan telanjang… bisa kelihatan tuh akar-akarnya…

Anakan Cacahan Sansevieria Gold Flame dalam pot

Anakan Cacahan Sansevieria Gold Flame dalam keadaan ‘telanjang’

———————————————————————————–

Untuk lihat koleksi sansevieria, klik disini: Halaman Sansevieria

———————————————————————————–

Ini pengalaman menarik dalam merawat Sansevieria. Ketika mendapatkan sanse pagoda ini, keadaannya sudah memprihatinkan, banyak busuk daun akibat penyakit/ jamur dimana-mana. Lantas saya ambil ‘tindakan’. Saya amputasi satu persatu daun yang busuk, tinggal pucuknya saja. Sayangnya secara tidak sengaja, pucuk tersebut patah…. jadi tinggal bonggolnya saja. Sempat kecewa, tapi trus iseng saja, saya terus tanamkan ke media…. Alhamdulillah… setelah dua bulan muncul anakan baru dari bonggol tersebut…

Ini dia fotonya..

———————————————————————————–

Untuk lihat koleksi sansevieria lainnya, klik disini: Halaman Sansevieria

———————————————————————————–

Sansevieria Trifasciata Hahnii, dicirikan oleh daunnya yang pendek dan melengkung ke belakang, sehingga digelari birdnest sansevieria alias sansevieria sarang burung. Dinamakan ‘gild edge’, karena bagian kuning dan hijau sangat kontras, mirip jenis variegata…

———————————————————————————–

Untuk lihat koleksi sansevieria lainnya, klik disini: Halaman Sansevieria

———————————————————————————–

Sansevieria Guineensis ‘Manolyn’ merupakan salah satu bentuk variegata dari Sansevieria Guineensis. Sesuai namanya, sansevieria ini berasa dari New Guinee. Di pasaran Indonesia, sanse ini disebut Sansevieria Metalica. Warna daunnya didominasi oleh warna silver, sehingga disebut metalica. Namun sebetulnya penamaan Sansevieria Metalica itu adalah salah, karena sansevieria metalica yang sebenarnya memiliki deskripsi yang berbeda…

———————————————————————————–

Untuk lihat koleksi sansevieria lainnya, klik disini: Halaman Sansevieria

———————————————————————————–

Ciri khas dari sansevieria bantel’s sensation adalah memiliki daun-daun yang tumbuh rapat dengan warna dasar putih dan corak putih kehijauan. Tepi daun ada warna hijau tegas.

———————————————————————————–

Untuk lihat koleksi sansevieria lainnya, klik disini: Halaman Sansevieria

———————————————————————————–

‘Lilian true hybrid’ memiliki warna dasar yang sama dengan ‘lilian true’, namun yang ini nampak warna yang lebih tua namun bercak horizontalnya lebih jelas. Ukuran daun lebih tinggi, lebih lebar dan lebih tebal.

Sansevieria Trifasciata ‘lilian true hybrid’ dalam berbagai pose

———————————————————————————–

Bandingkan dengan lilian true yang biasa: Sansevieria Trifasciata ‘lilian true’

Untuk lihat koleksi sansevieria, klik disini: Halaman Sansevieria

———————————————————————————–

Sansevieria Kirkii var Pulchra yang kami rawat, juga menunjukkan ‘kemampuannya’, yaitu memunculkan tunas atau anakannya… langsung 2 tunas… wah senengnya… Awalnya saya agak khawatir dengan var pulchra ini, karena tampak agak kering dan kerempeng… Mungkin karena sedang ‘berkonsentrasi’ untuk memunculkan anakan ya? Nah setelah anakannya keluar, var Pulchra menjadi kelihatan lebih sehat, daunnya menjadi lebih tebal dan besar… Alhamdulillah..

Ini saya share fotonya…

Anakan Sansevieria Kirkii var Pulchra

———————————————————————————–

Untuk lihat koleksi sansevieria, klik disini: Halaman Sansevieria

———————————————————————————–

Akhirnya, Sansevieria Fischeri atau yang dikenal sebagai Sansevieria Kuku Bima yang kami rawat, memunculkan anakan atau tunas baru. Anakan Fischeri ini tumbuh dengan cepat, hanya dalam waktu beberapa hari tumbuh menjulang ke atas. Ternyata, anakan fischeri ini pada awalnya tumbuh tegak lurus ke atas, baru mungkin nanti kalau sudah lebih besar, akan melengkung membentuk seperti kukunya bima.. 🙂

Ini fotonya:

Anakan Sansevieria Fischeri

———————————————————————————–

Untuk lihat koleksi sansevieria, klik disini: Halaman Sansevieria

———————————————————————————–

Tepat di belakang rumah, terdapat ruangan terbuka yang pada mulanya direncanakan untuk menjadi kolam ikan. Karena memang dulu sebelum saya pindah ke rumah ini, saya dan keluarga memang koleksi beberapa ikan koi, sehingga kita memang merencanakan kolam ikan koi. Namun rencana itu akhirnya berganti haluan, karena seiring dengan waktu, kegemaran terhadap tanaman, khususnya sansevieria dan philodendron menyebabkan keinginan untuk memiliki taman kecil di belakang rumah.

Hari sabtu dan minggu, kemarin, akhirnya rencana untuk membereskan halaman belakang rumah dapat direalisasikan, menjadi taman kecil… ehm.. sebetulnya bukan taman, tapi ruangan terbuka tempat menyimpan tanaman. Pengerjaan dimulai dari mengurug tanah (dari kolam ikan dadakan), meratakan tanah, melapisi dengan pasir dan melapisi dengan batu koral warna putih… Batu koral yang dibutuhkan, awal 8 karung, ternyata kurang banyak. Jadi saya tambah 15 karung lagi. Masih kurang. Saya beli lagi 5 karung. Akhirnya cukup. Ada manfaatnya dengan dihamparkan batu koral ini, setidaknya kita sekeluarga dapat refleksi kaki dengan berjalan di atas batu koral… 😉

Pekerjaannya sederhana sih, tapi cukup cape juga.. Anak-anakku juga turut ambil bagian, terutama Key yang sibuk ‘main’ pasir dan sibuk menyapu dan mengepel bagian teras. Jesse ikut melempar-lempar batu.
Sampai semuanya beres.

Terus tanaman disusun diatas rak yang memang baru kemarin juga dibeli. Key juga sibuk menyusun tanaman di atas rak. Hebat Key… semangat sekali..

Ini dia hasilnya:

Our Backyard…


I'm the one with my own vision. Vision to give my wisdom on surrounding society. Especially my lovely wife and 2 kids, my parents and all my family, my all friends at my workplace, home and anywhere you are, ...

Kategori

RSS Orido

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
Indonesians’ Beautiful Sharing Network
Add to Technorati Favorites

Blog Stats

  • 296.357 hits